Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANGNEWS.com- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bakal menerapkan skema tarif dinamis atau dynamic pricing untuk Whoosh atau kereta cepat Jakarta-Bandung-Jakarta.
Penerapan skema tarif dinamis ini akan mulai berlaku pada 3 Februari 2024 mendatang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, melalui skema ini nantinya tarif kereta cepat kelas premium ekonomi berkisar Rp150 ribu, Rp175 ribu, Rp200 ribu, Rp225 ribu, hingga Rp250 ribu.
"Dalam skema baru ini dimungkinkan dalam satu hari terdapat beberapa tarif yang berbeda untuk perjalanan Whoosh," jelas Eva dalam keterangan resmi, Senin, 29 Januari 2024.
Lebih lanjut, Eva menyebut penumpang dapat memperoleh harga lebih murah jika melakukan perjalanan dalam waktu-waktu tertentu.
Waktu tertentu tersebut antara lain jam sibuk (peak hour) atau jam non sibuk (off peak hour), momen liburan (high season) atau non liburan (low season), atau hari kerja ataupun akhir pekan.
Misalnya, pada periode high season atau peak hour tarif tiket akan lebih tinggi, sementara off peak tarif cenderung lebih murah.
"Penerapan dynamic pricing ini akan terus dipantau dan dievaluasi menyesuaikan kebutuhan penumpang dan operasional Whoosh," kata Eva.
Sebagai informasi, tercatat sebanyak 1,4 juta penumpang telah menggunakan kereta cepat Whoosh hingga 27 Januari 2024.
Berdasarkan data, rata-rata okupansi berkisar sekitar 60 hingga 80 persen. Sedangkan, volume penumpang harian tertinggi hingga 21 ribu penumpang terjadi di November 2023 dan masa angkutan Nataru Desember 2023-Januari 2024.
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TODAY TAGEvent Danantara Housing Expo (DHE) 2026 resmi dibuka di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026.
Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews