Connect With Us

PLN Bangun HRS Pertama di Indonesia, Disebut Mampu Jaga Ketahanan Energi Nasional

Fahrul Dwi Putra | Senin, 26 Februari 2024 | 17:13

Peresmian HRS di Senayan, Jakarta, pada Minggu, 25 Februari 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) membangun Hydrogen Refueling Station (HRS) pertama di Indonesia yang diresmikan di Senayan, Jakarta, pada Minggu, 25 Februari 2024.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjaga ketahanan energi nasional. Sebab, dapat menunjang kendaraan ramah lingkungan berbasis hidrogen dalam masa transisi energi baru terbarukan (EBT).

Plt Direktur Jenderal (Dirjen) Energi Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu mengapresiasi langkah PLN yang mendukung ekosistem berbasis EBT di tengah era krisis iklim dunia.

Saat ini, kata Jisman, terdapat pergeseran sistem produksi dan subtitusi energi ke sumber EBT yang bebas emisi karbon, sehingga hadirnya HRS diharapkan berkontribusi dalam menavigasi perubahan iklim serta menjadi salah satu strategi menjaga ketahanan energi.

Menurut Jisman, jika akses teknologi bersih menjangkau masyarakat lebih luas maka dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Hidrogen diidentifikasi sebagai satu-satunya pembawa energi nol karbon selain listrik, khususnya upaya dekarbonisasi sektor transportasi," jelas Jisman.

Sementara itu, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dyah Roro Esti mengungkapkan, langkah PLN tersebut sudah sejalan dengan visi misi komisi VII dalam menyukseskan transisi energi di Indonesia.

"Kami tentunya sangat amat mendukung, turut menyukseskan bagaimana negara Indonesia mewujudkan transisi energi," ujar Roro.

Roro menuturkan, hidrogen hijau mampu mengurangi emisi karbon hingga 4,15 juta ton per tahun, sehingga amat berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Untuk itu, pihak Komisi VII DPR RI tengah berupaya meloloskan rancangan undang-undang (RUU) mengenai energi baru terbarukan (EBT). Sebab, jika berhasil disahkan maka PLN akan memperoleh dukungan lebih besar terkait transisi energi.

"Kami berharap (hidrogen) bisa komersial, dari segi lingkungan bisa terjaga, dan tentunya berupaya untuk mengurangi emisi karbon," pungkas Roro.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill