Connect With Us

Lebaran 2024 Pemudik Pakai Mobil Listrik Meningkat, Begini Kata Dirut PLN

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 21 April 2024 | 19:14

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melakukan pengecekan langsung SPKLU untuk kesiapan beroperasi selama masa mudik Lebaran 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Lebaran 2024 atau Idulfitri Fitri 1445 Hijriah terjadi peningkatan transaksi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak lima kali lipat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, telah menyediakan 1.299 unit SPKLU di 879 lokasi lantaran adanya peningkatan animo masyarakat terhadap penggunaan mobil listrik.

Hingga H+7 Idul Fitri tahun 2024, jumlah transaksi di SPKLU mencapai 11.377 transaksi dibandingkan tahun 2023 dengan jumlah 2.275 transaksi. 

Sementara itu, konsumsi listrik di SPKLU meningkat menjadi 226,5 Mega Watt hour (MWh), naik 5,2 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

PLN juga menyiagakan lebih dari 3.500 petugas di setiap SPKLU selama masa mudik Idul Fitri, membantu pengguna mobil listrik saat melakukan pengisian daya untuk memastikan kenyamanan pengguna.

"Kita ingin masyarakat merasakan pengalaman mudik yang aman dan nyaman menggunakan kendaraan listrik," ujar Darmawan, Minggu, 21 April 2024.

Darmawan menambahkan, PLN berkomitmen untuk mendukung transisi energi dari kendaraan berbasis bahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang ramah lingkungan. 

Fitur baru, kata Darmawan, seperti Trip Planner di Aplikasi PLN Mobile, ditambahkan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik saat libur Idul Fitri, memungkinkan mereka untuk membuat rencana perjalanan jarak jauh dengan mudah.

Darmawan juga memprediksi peningkatan pengguna kendaraan listrik di masa depan. PLN akan terus memastikan SPKLU yang ada beroperasi dengan optimal untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna kendaraan listrik.

"Kami yakin dengan pengalaman tahun ini, tahun depan akan semakin banyak pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. Dan kami pastikan, PLN siap memberikan layanan terbaik," pungkas Darmawan.

BANTEN
Kasus ISPA Turun Jadi 3.400, Udara Banten Masih di Atas Baku Mutu Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA Turun Jadi 3.400, Udara Banten Masih di Atas Baku Mutu Imbas Abu Vulkanik

Senin, 14 September 2026 | 19:44

Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Provinsi Banten sempat mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 4.499 imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill