Connect With Us

PLN Dukung Ekosistem Investasi Berkelanjutan dengan Energi Terbarukan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:27

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam diskusi Kompas100 CEO Forum 2024, di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat, 11 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) terus mendukung pemerintah dalam menciptakan ekosistem investasi yang berkelanjutan melalui layanan berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT), salah satunya melalui program Green Energy As a Service (GEAS). 

Program ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan industri akan listrik bersih dan terjangkau, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Investasi/BKPM Rosan Roeslani mengatakan, pentingnya investasi berkelanjutan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, yang sejalan dengan visi Presiden terpilih Prabowo Subianto. 

Rosan juga menilai adanya permintaan global untuk investasi berbasis energi bersih. Oleh karena itu, ia menyarankan agar Indonesiamemanfaatkan peluang ini, termasuk mendorong pembangunan Industrial Park yang berbasis clean energy.

"Yang kita inginkan adalah investasi yang berorientasi ekspor, yang dilakukan secara sustainable, berkelanjutan, dan berkesinambungan. Itu tema yang kita akan usung ke depannya," ujar Rosan.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menggarisbawahi komitmen PLN dalam mendukung transisi energi hijau melalui layanan seperti Renewable Energy Certificate (REC), yang menyediakan pasokan listrik dari sumber energi terbarukan. 

Hingga September 2024, PLN telah berhasil mencatat 9.776 transaksi REC dengan penjualan sebesar 4,01 juta Megawatt hours (MWh), meningkat dari periode yang sama tahun 2023.

"Saat ini kami memiliki 8 pembangkit yang dapat menerbitkan REC dengan kapasitas produksi mencapai 4,7 juta unit REC atau 4,7 TWh per tahun dan jumlah tersebut akan terus bertambah," imbuh Darmawan dalam diskusi Kompas100 CEO Forum 2024, di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Darmawan juga menambahkan, PLN terus menambah kapasitas energi bersih, termasuk dengan menambah dua pembangkit baru sebagai sumber REC, yaitu PLTP Ulumbu di Nusa Tenggara Timur dan PLTA Orya Genyem di Papua. 

Keduanya bergabung dengan enam pembangkit lain yang sudah ada, termasuk PLTP Ulubelu dan PLTA Cirata, yang berperan dalam memasok listrik hijau bagi pelanggan di Indonesia.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill