Connect With Us

Antara Iran, Amerika, Rusia dan Cina

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:21

Ayu Mela Yulianti SPt, pemerhati generasi dan kebijakan publik. (@TangerangNews / Ayu Mela Yulianti)

Oleh: Ayu Mela Yulianti, SPt., Pegiat Literasi dan Pemerhati Kebijakan Publik.

 

TANGERANGNEWS.com-Rusia dan Cina menjadi pendukung Iran untuk melakukan serangan balasan atas Israel dan Amerika Serikat (AS). Rusia memperkuat kemitraan strategis dengan Iran melalui dukungan militer dan intelijen, termasuk penyediaan citra satelit dan teknologi drone untuk meningkatkan kemampuan Iran menghadapi AS dan Israel.  Sedangkan Cina dikabarkan mulai beralih mendukung Iran dengan memberikan bantuan finansial, suku cadang pengganti, dan komponen terkait rudal.

Namun sejatinya dukungan Rusia dan Cina adalah dukungan berlandaskan kepentingan  ekonomi mereka semata.  Dukungan berdasarkan  hitungan untung rugi semata. Dukungan berlandaskan  pada mabda ideologi sosialisme  yang disusupi mabda ideologi kapitalisme.

Artinya,  berpalingnya Iran dari AS ke Rusia dan Cina, ibarat pepatah,  lepas dari mulut harimau masuk ke mulut buaya. Sama-sama membahayakan dan membinasakan.  Sebab perbedaan landasan aqidah dan keyakinan,  tidak akan bisa disatukan,  meskipun hanya sekedar kepentingan ekonomi. 

Iran dengan latar keislamannya,  dan pernah merasakan hidup langsung dibawah kekuasaan kekhilafahan Islam,  bahkan berperan aktif sebagai subjek pelaku perubahan peradaban dunia dan ikut serta dalam membentuk mercusuar peradaban tinggi dunia (peradaban Islam),  akan tetap dengan keislamannya,  meskipun disekulerisasi,  dan hari ini ada upaya untuk disosialiskan,  namun Iran akan tetap dengan keislamannya,  walaupun belum sepenuhnya mengemban politik Islam dalam perannya di percaturan politik dunia hari ini.  Iran masih tersekulerisasi,  masih menjadi planet yang mengorbit pada negara-negara besar pemilik ideologi,  yaitu AS,  Rusia,  dan Cina. 

Iran masih menjadi  mainan negara-negara besar,  yang memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya,  untuk menjaga kepentingannya.  Sebagaimana dulu Iran dimanfaatkan oleh AS untuk menyerang Irak.  Hari ini Iran dimanfaatkan oleh Rusia dan Cina untuk menyerang pangkalan militer AS di negara-negara Teluk,    bahkan  negara-negara diluar negara-negara Teluk yang ada pangkalan militer AS. Alhasil,  kerusakan terjadi diseluruh tanah milik kaum muslimin,  baik di Iran maupun diluar Iran.  

Pemenang perang tetaplah AS,  Rusia,  dan Cina,  yang memanfaatkan kekuatan Iran.  Sedangkan Iran ada dalam kerugian  yang harus ditanggung sendiri,  akibat tetap mengorbit pada orbit negara-negara kapitalis penjajah,  AS, Rusia, dan Cina.  Demikianlah politik kawasan yang dijalankan oleh AS yang sedang  berseteru dengan Rusia dan Cina untuk menguasai sumber daya alam dunia yang ingin dikuasainya.  Negeri-negeri kaum muslimin hancur dan luluh lantak sebab  perseteruan negara-negara  besar kapitalis dunia hari ini,  yang menempatkan negeri-negeri kaum muslimin hanya sebagai kacung  dan tanah pijakan untuk menjaga kepentingan mereka menguras sumber daya alam ditanah kaum muslimin. 

Hal ini akan terus berlangsung,  jika kaum muslimin tetap dengan nation states,  terpecah dalam penjara nasionalisme yang diciptakan kafir penjajah.  Jika kaum muslimin tidak segera kembali kepada jati dirinya   sebagai ummatan wahidan,   umat yang satu,  umat Islam.  Jika kaum muslimin tidak sadar politik dan tidak menggunakan sistem politik Islam dalam menyelesaikan permasalahannya.  Maka Kaum muslimin akan terus dalam kondisi terjajah. Tanah Iran yang kaya dan memiliki letak geografis yang sangat strategis sebagai jalur vital perdagangan energi global dunia,   akan terus dimanfaatkan dan dikuras habis kekuatannya oleh negara-negara imperialis, AS,  Rusia dan Cina. 

Karenanya,  menjadi satu kewajiban dan kebutuhan yang paling dasar dan mendesak untuk Iran,  agar kembali kepada identitas dirinya sebagai negeri Islam,  untuk menerapkan sistem politik Islam secara kaffah.  Dan tidak menyerahkan jaminan keamanan negerinya kepada negara-negara imperialis penjajah.   Sebab menyerahkan jaminan keamanan kepada negara-negara imperialis penjajah sama dengan bunuh diri politik,  yang tidak akan pernah mengantarkan pada kemenangan dan kemerdekaan,  namun hanya akan mengantarkan pada kerugian dan kebangkrutan saja. 

Sebab tidak ada makan siang gratis bagi negara-negara imperialis penjajah,  semacam AS,  Rusia, dan Cina.  Semua  ada tuntutannya yang harus dilunasi,  yang pasti akan  membangkrutkan negara,  sebab mereka akan menuntut kerjasama ekonomi strategis yang akan menguras sumber daya alam yang dimiliki Iran.  Sebab Iran pasti akan terjebak dalam utang luar negeri negara-negara besar dunia hari ini,  yang memberikan bantuan dengan banyak syarat. 

Lebih jauh lagi,  Iran wajib kembali mengingat dan merenungkan  peringatan,  yang Allah Swt sampaikan kepada seluruh kaum muslimin,  kepada seluruh umat manusia,  dalam Al-Qur'an,  Allah swt berfirman : 

لَا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُوْنَ الْكٰفِرِيْنَ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِ الْمُؤْمِنِيْنَۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللّٰهِ فِيْ شَيْءٍ اِلَّآ اَنْ تَتَّقُوْا مِنْهُمْ تُقٰىةًۗ وَيُحَذِّرُكُمُ اللّٰهُ نَفْسَهٗۗ وَاِلَى اللّٰهِ الْمَصِيْرُ۝٢٨

Artinya : "Janganlah orang-orang mukmin menjadikan orang kafir sebagai para wali dengan mengesampingkan orang-orang mukmin. Siapa yang melakukan itu, hal itu sama sekali bukan dari (ajaran) Allah, kecuali untuk menjaga diri dari sesuatu yang kamu takuti dari mereka. Allah memperingatkan kamu tentang diri-Nya (siksa-Nya). Hanya kepada Allah tempat kembali." ( Ali 'Imran (3) : 28).

 

Juga firman Allah Swt: 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوا الْكٰفِرِيْنَ اَوْلِيَاۤءَ مِنْ دُوْنِ الْمُؤْمِنِيْنَۚ اَتُرِيْدُوْنَ اَنْ تَجْعَلُوْا لِلّٰهِ عَلَيْكُمْ سُلْطٰنًا مُّبِيْنًا ۝١٤٤

Artinya : " Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir sebagai teman setia dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah kamu ingin memberi alasan yang jelas bagi Allah (untuk menjatuhkan hukuman) atasmu? ". (QS.An-Nisa' (4) :  144). 

Juga firman Allah Swt: 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُوْدَ وَالنَّصٰرٰٓى اَوْلِيَاۤءَ ۘ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَاۤءُ بَعْضٍۗ ...

"Wahai orang- orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan orang Yahudi dan Nasrani sebagai teman setia (auliya'); sebagian mereka adalah pelindung bagi sebagian yang lain..."( QS. Al-Maidah (5): 51 ).

Selain itu,  kaum muslimin diluar tanah Iran,  wajib membela  Iran,  dan mendukung perjuangan Iran,  selama Iran berjuang untuk menegakan kalimat laa ilaha  illallah Muhammadur Rasulullah.  Negeri kaum muslimin diluar tanah Iran tidak boleh melakukan penghinatan terhadap perjuangan Iran untuk menegakan  Islam kaffah dan mengembalikan kemuliaan Islam dan kaum muslimin,  dengan membantu orang -orang kafir yang sedang menyerang Iran. 

Seluruh kaum muslimin wajib kembali dan berpegang teguh pada kalimat yang dapat mempersatukannya,  yaitu dua kalimat syahadat,  yang harus menjadi sumbu putar perjuangan bagi setiap muslim,  sehingga perjuangannya bernilai dihadapan Allah swt dan Rasul-Nya. 

Sebab sejatinya,  perang Iran vs AS-Israel,  adalah perang antara Islam dan musuh-musuh Islam,  perang antara haq dan kebatilan.

Wallahualam.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KAB. TANGERANG
Volume Sampah Pasca Lebaran di Kabupaten Tangerang Capai 1.500 Ton, Paling Banyak Sisa Makanan

Volume Sampah Pasca Lebaran di Kabupaten Tangerang Capai 1.500 Ton, Paling Banyak Sisa Makanan

Kamis, 26 Maret 2026 | 18:35

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang menyebut volume sampah di wilayahnya mengalami lonjakan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

NASIONAL
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Kebut Proyek WTE di Sejumlah Daerah Termasuk Tangerang

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Kebut Proyek WTE di Sejumlah Daerah Termasuk Tangerang

Kamis, 26 Maret 2026 | 18:19

Pemerintah tengah mendorong percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) di sejumlah daerah, demi mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan mandiri energi.

OPINI
Antara Iran, Amerika, Rusia dan Cina

Antara Iran, Amerika, Rusia dan Cina

Kamis, 26 Maret 2026 | 18:21

Rusia dan Cina menjadi pendukung Iran untuk melakukan serangan balasan atas Israel dan Amerika Serikat (AS). Rusia memperkuat kemitraan strategis dengan Iran melalui dukungan militer dan intelijen, termasuk penyediaan citra satelit

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill