Sosok Kezia Syifa, Wanita Asal Tangerang yang Bergabung Jadi Tentara Amerika Serikat
Minggu, 25 Januari 2026 | 05:54
Nama Kezia Syifa belakangan ramai diperbincangkan publik setelah diketahui bergabung dengan militer Amerika Serikat.
TANGERANGNEWS.com- Setelah sempat dibatalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 imbas tragedi Kanjuruhan dan penolakan tim nasional Israel. Indonesia berkesempatan mengajukan diri kembali pada gelaran 2025 mendatang.
Kesempatan ini datang usai Indonesia dinilai oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah sukses menjadi penyelenggara Piala Dunia U-17 2023.
"Berkat kesuksesan ini, kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2025 dan Piala Dunia U17 2025-2029 terbuka lebar," kata Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS), Erick Thohir pada Senin, 04 Desember 2023.
Erick menyampaikan, Indonesia akan maju sebagai aju sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia bersama dengan Singapura. Hal ini, Kata Erick, tak terlepas dari dukungan dari semua pihak baik pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat dan para suporter.
"Ini tentu sebuah catatan sejarah yang akan dikenang akan dan cucu kita," ucap Erick.
Sebelumnya, FIFA resmi membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Meski Ketua PSSI telah diutus untuk menemui Presiden FIFA Gianni Infantino di Doha, Qatar, Rabu 29 Maret 2023.
Namun, hasil pertemuan tetap tidak merubah keputusan FIFA yang menilai situasi di Indonesia saat itu tidak memungkinkan untuk menggelar turnamen kelas dunia tersebut.
Nama Kezia Syifa belakangan ramai diperbincangkan publik setelah diketahui bergabung dengan militer Amerika Serikat.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews