Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com- PT Liga Indonesia Baru (LIB) membantah isu beredar yang menyebutkan jumlah peserta dalam Liga 1 musim 2024/2025 akan bertambah menjadi 20 tim. Isu ini sempat berhembus pada akhir Oktober 2023 silam.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus menyampaikan, isu tersebut tidaklah benar lantaran pihaknya mengikuti kebijakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait jumlah tim yang bertanding.
"Sebagai operator kompetisi, kami tetap berkomitmen terhadap kebijakan yang sudah diputuskan PSSI tersebut. Itu artinya jumlah tim yang tampil di Liga 1 2024/2025 tetap 18 klub," kata Ferry dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 11 Januari 2024.
Menurut Ferry, jika memang ada perubaha sistem dan format kompetisi tentunya tidak dapat dilakukan secara dadakan. Sebab, memerlukan proses panjang melalui Komite Eksekutif PSSI.
"Kami konsisten dalam implementasi format, sistem dan regulasi yang telah ditetapkan sejak awal," tuturnya.
Ferry menyebut, PT LIB selalu patuh dan taat terhadap kebijakan PSSI guna berkontribusi dalam perbaikan tata kelola kompetisi profesional sepak bola di Indonesia.
"Kami akan selalu berusaha maksimal untuk meningkatkan value sepak bola di tanah air," pungkasnya.
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews