Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- PT Liga Indonesia Baru (LIB) membantah isu beredar yang menyebutkan jumlah peserta dalam Liga 1 musim 2024/2025 akan bertambah menjadi 20 tim. Isu ini sempat berhembus pada akhir Oktober 2023 silam.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus menyampaikan, isu tersebut tidaklah benar lantaran pihaknya mengikuti kebijakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait jumlah tim yang bertanding.
"Sebagai operator kompetisi, kami tetap berkomitmen terhadap kebijakan yang sudah diputuskan PSSI tersebut. Itu artinya jumlah tim yang tampil di Liga 1 2024/2025 tetap 18 klub," kata Ferry dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 11 Januari 2024.
Menurut Ferry, jika memang ada perubaha sistem dan format kompetisi tentunya tidak dapat dilakukan secara dadakan. Sebab, memerlukan proses panjang melalui Komite Eksekutif PSSI.
"Kami konsisten dalam implementasi format, sistem dan regulasi yang telah ditetapkan sejak awal," tuturnya.
Ferry menyebut, PT LIB selalu patuh dan taat terhadap kebijakan PSSI guna berkontribusi dalam perbaikan tata kelola kompetisi profesional sepak bola di Indonesia.
"Kami akan selalu berusaha maksimal untuk meningkatkan value sepak bola di tanah air," pungkasnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGCar Free Day (CFD) kembali hadir di Kota Tangerang pada Minggu Pagi. Warga pun tidak perlu ke pusat kota untuk menikmati suasana CFD, karena digelar di 13 kecamatan.
Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews