Connect With Us

Keren, Atlet Asal Kota Tangerang Rajiah Salsabillah Raih Medali Perak di Piala Dunia Panjat Tebing

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 5 Oktober 2024 | 10:04

Atlet asal Kota Tangerang Rajiah Salsabillah meraih medali perak di ajang IFSC Climbing World Cup Seoul 2024, yang digelar di Seoul, Korea Selatan, pada Jumat, 4 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet panjat tebing Indonesia di kancah internasional. Rajiah Salsabillah, atlet asal Kota Tangerang, berhasil meraih medali perak di ajang IFSC Climbing World Cup Seoul 2024, yang digelar di Seoul, Korea Selatan, pada Jumat, 4 Oktober 2024.

Dalam nomor speed putri, Rajiah mencatatkan waktu 8,08 detik. Sayangnya, KA sempat mengalami slip sebelum mencapai garis finis.

Kendati demikian, Rajiah tetap berhasil menjadi satu-satunya atlet perempuan Indonesia yang meraih medali di kompetisi tersebut.

Sementara, medali Emas pada nomor ini diraih oleh atlet asal Tiongkok, Zhou Yafei, dengan waktu 6,78 detik, kemudian medali perunggu jatuh ke tangan Lijuan Deng dari Tiongkok.

Kabid Pembinaan Prestasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Ichal Umarrela mengaku bangga atas pencapaian para atlet sangat luar biasa, terlebih karena banyaknya atlet Indonesia yang berhasil masuk babak final. 

Diketahui, empat atlet putra dan lima atlet putri dari Indonesia berhasil tampil di babak final, meskipun hanya dua yang meraih medali, yakni Rajiah Salsabillah dan Kiromal Katibin dari kategori putra.

"Lolosnya banyak atlet ke final adalah prestasi yang luar biasa. Persaingan semakin ketat, dengan banyak atlet mencatatkan waktu di bawah 5,1 detik," ujar Ichal dalam keterangannya.

Menurut Ichal, faktor cuaca di Seoul yang cukup dingin, sekitar 14 derajat Celsius, turut memengaruhi performa atlet. 

Namun, FPTI tetap optimis dan berkomitmen untuk terus menjalankan program pembinaan, agar para atlet bisa lebih siap menghadapi musim kompetisi tahun depan.

Sekretaris Umum PP FPTI Pristiawan Buntoro menambahkan, tahun ini para atlet Indonesia lebih fokus pada kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Oleh karena itu, tidak banyak seri IFSC World Cup yang diikuti oleh para atlet Indonesia. 

Adapun di kategori speed putri, Rajiah Salsabillah berada di peringkat ke-12 dunia dengan 1.155 poin, sementara atlet putri lainnya berada di peringkat 20 hingga 30 besar.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Detik-detik Evakuasi Penumpang KMP Batumandi yang Terbakar di Perairan Merak Banten

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:07

Insiden mengejutkan terjadi di perairan Merak ketika KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendadak terbakar saat hendak bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill