Baru Enam Bulan Keluar Penjara, Suyono Edarkan 130 kg Ganja
Minggu, 1 Desember 2013 | 20:59
Bandar Ganja asal Yogyakarta, Suyono baru keluar penjara dengan kasus yang sama dibekuk dan dihadiahi timah panas petugas Polsek Ciputat, Kota Tangsel.
Bandar Ganja asal Yogyakarta, Suyono baru keluar penjara dengan kasus yang sama dibekuk dan dihadiahi timah panas petugas Polsek Ciputat, Kota Tangsel.
“Namun karena dihapuskan, maka dengan sendirinya klausul tersebut tidak berlaku lagi. Jadi tidak boleh menjual miras di Kota Tangsel,” katanya.
RECOMENDEDKetika digerebek, petugas berhasil mengamankan 49 orang yang ada di dalamnya. Dari 49 orang tersebut semua adalah WN Taiwan, hanya tiga diantaranyan wanita asal Indonesia.
“Ya salah satu korban positif menggunakan narkotika,” ujarnya.
Sebuah gas tiga kilogram tiba-tiba meledak di toko milik H Suwarno yang berlokasi di Jalan Delima Jaya, No .1, RT 4/8, Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangsel,
Pemkot Tangsel mengklaim pembangunan berjalan sukses disejumlah bidang. Kesuksesan dalam pembangunan merupakan hasil kerja keras seluruh masyarakat Kota Tangsel.
"Saya tambahkan satu lagi hadiah untuk bapak-ibu yang jadi peserta jalan santai," katanya seraya sorakan dan tepuk tangan ribuan peserta.
"Kondisi ini tentunya mempengaruhi kondusifitas dan investasi," katanya, selasa (26/11).
Dalam memeriahkan HUT kelima Kota Tangsel mulai senin (25/11) hingga (27/11) Dishubkominfo Kota Tangsel menggratiskan 60 angkot dari 20 trayek yang ada.
Sepasang Muda-mudi RR ,18, dan DN ,16, terpaksa harus melangsungkan akad nikah di Mapolsek Pamulang, Tangsel
TANGSEL-Dalam rangka HUT Kota Tangsel ke-lima, wali kota Tangsel Airin Rachmi Diany bakal fokus dalam pengentasan kemiskinan.
“Meski tak sesuai harapan, sudah kami terima,” ucapnya.
Ribuan kader kesehatan se-kota Tangsel bakal mendapatkan kenaikan uang transportasi. Kenaikan tersebut akan terjadi di tahun 2014.
Kepala SMP Negeri 4 Kota Tangsel, Rita Juwita membantah adanya pungutan liar (pungli) berdalih donasi sumbangan sebesar Rp 300 ribu perbulan persiswa.
Dari hasil pengecekan di lapangan, pembangunan belum memuaskan. Hingga akihir bulan lalu pembangunan fisik rata-rata baru dibawah 50 persen.
"Kami minta Pak Mathoda (Kepala Dinas Pendidikan) untuk segera mengganti Ibu Rita," ungkap Teguh Yuwono perwakilan wali murid SMPN 4, Sabtu (16/11).