Jalan Rusak di Tangsel Dikeluhan Pengendara
Rabu, 28 Agustus 2013 | 19:25
TANGSEL-Beberapa ruas jalan di Tangsel yang mengalami kerusakan mulai dikeluhkan pengguna jalan atau pengendara.
TANGSEL-Beberapa ruas jalan di Tangsel yang mengalami kerusakan mulai dikeluhkan pengguna jalan atau pengendara.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada majelis hakim agar membatalkan dakwaan jaksa dan membebaskan terdakwa dari tuntutan," paparnya.
RECOMENDEDTANGERANG-Romli, 38, warga Ciputat, Kota Tangsel yang berprofesi sebagai tukang ojek nyaris tewas setelah seorang perampok yang berpura-pura sebagai penumpang menikamnya dengan pisau sangkur dari belakang.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang terpusat di Graha Widya Bhakti Puspitek Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (26/8), meluncurkan tiga temuan terbaiknya. Peluncuran itubertepatan dengan perayaan ke 46 tahun itu.
"Disini profesi beragam, mulai dari pegawai pemerintahan, pengusaha, Anggota DPR RI, bahkan ada juga yang masih menjadi mahasisa, tapi kita semua disini bersatu dengan perbedaan itu,"ungkap Syaiful.
"Tadi sih korban masuk minimarket untuk beli air mineral, " kata saksi mata, Jaya.
"Saya grogi ditinggal pelatih," kata Tati dilokasi kejadiam, Jumat (23/8).
"Saya berharap TBM online ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
"10 rumah yang terbakar, dua motor. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. Api diduga dari korsleting listrik dan tidak ada korban jiwa," ujarnya.
"Kota Tangsel adalah kota pertama dan saat ini satu-satunya di Indonesia, yang setiap wilayahnya terdapat Satgas Perlindungan Anak," ujarnya.
"PKL yang berjualan ditrotoar ini yang membuat kota kumuh. Ini sudah berlangsung sejak lama tetapi tidak ada penataan hingga saat ini," ungkapnya, Rabu (21/08).
“Bahkan kuliah pun ditanggung. Jadi sambil jadi anggota polisi, dia sambil tetap kuliah dengan mendapat bea siswa,” terangnya.
"Kalau anggaran untuk biaya transportasi yang ditanggung Pemkot saya lupa," ujarnya.
“Sampai saat ini memang belum ada salah satu keluarga atau kerabat Pak Nurdin yang menjenguk,” ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Budi, Selasa (20/8).
"Perhatian kepada anak-anak di Yayasan Sayap Ibu sungguh luar biasa," ujarnya.
"Jangan sampai pembangunannya molor lagi seperti tahun lalu dibeberapa sekolah," katanya.