Connect With Us

Bersama Airin, Pangdam Jaya Yakin Begal Motor Murni Kriminal

Agung ceria | Sabtu, 28 Februari 2015 | 13:26

Agus Sutomo dan Airin (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGSEL–Pangdam Jaya Jayakarta, Mayjen TNI Agus Sutomo mendukung upaya Polri untuk mengatasai terror begal motor yang saat ini telah membuat masyarakat marah. Hal itu dikatakan dirinya saat melakukan kegiatan tanam jagung bersama Airin R Diany Wali Kota Tangsel,  di Kampung Dongkal, Pondok Jagung, Serpong Utara.

Sejatinya, kata Pangdam, kasus begal motor yang terjadi di Pondok Aren sejauh pantauan dirinya murni adalah kasus kriminal.

“Kasus yang terjadi (begal motor) adalah murni tindak kriminal, hal tersebut masuk ranahnya kepolisian, kami dari Kodam Jaya dalam hal ini petugas TNI akan mendukung penuh langkah Polri dalam mengatasi teror begal motor yang meresahkan,” ungkapnya, Jumat (27/2).

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, aksi begal di Pondok Aren Kota Tangsel yang digagalkan oleh korbannya, mengakibatkan tewasnya pelaku kekerasan dalam perampasan motor.

Hal itu terjadi karena masyarakat resah atas tindak pindana kriminal pelaku yang semakin beringas melukai korbannya.  

 

BISNIS
Danamon Umumkan Rencana Perubahan Pengurus, Nobuya Kawasaki Dicalonkan Jadi Direktur Utama

Danamon Umumkan Rencana Perubahan Pengurus, Nobuya Kawasaki Dicalonkan Jadi Direktur Utama

Jumat, 6 Maret 2026 | 10:37

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) mengumumkan rencana perubahan susunan pengurus perseroan.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

MANCANEGARA
Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Prabowo Siap Mundur dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:25

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) apabila keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberikan manfaat bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill