Connect With Us

Bersama Airin, Pangdam Jaya Yakin Begal Motor Murni Kriminal

Agung ceria | Sabtu, 28 Februari 2015 | 13:26

Agus Sutomo dan Airin (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGSEL–Pangdam Jaya Jayakarta, Mayjen TNI Agus Sutomo mendukung upaya Polri untuk mengatasai terror begal motor yang saat ini telah membuat masyarakat marah. Hal itu dikatakan dirinya saat melakukan kegiatan tanam jagung bersama Airin R Diany Wali Kota Tangsel,  di Kampung Dongkal, Pondok Jagung, Serpong Utara.

Sejatinya, kata Pangdam, kasus begal motor yang terjadi di Pondok Aren sejauh pantauan dirinya murni adalah kasus kriminal.

“Kasus yang terjadi (begal motor) adalah murni tindak kriminal, hal tersebut masuk ranahnya kepolisian, kami dari Kodam Jaya dalam hal ini petugas TNI akan mendukung penuh langkah Polri dalam mengatasi teror begal motor yang meresahkan,” ungkapnya, Jumat (27/2).

 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, aksi begal di Pondok Aren Kota Tangsel yang digagalkan oleh korbannya, mengakibatkan tewasnya pelaku kekerasan dalam perampasan motor.

Hal itu terjadi karena masyarakat resah atas tindak pindana kriminal pelaku yang semakin beringas melukai korbannya.  

 

KAB. TANGERANG
Selama Ramadan Jam Kerja ASN Pemkab Tangerang Dikurangi

Selama Ramadan Jam Kerja ASN Pemkab Tangerang Dikurangi

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:46

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menetapkan kebijakan pengurangan jam kerja pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya selama periode Ramadan 2026.

KOTA TANGERANG
Pria Tewas Tenggelam di Pintu Air Mookervart Tangerang, Sempat Berteriak Minta Tolong

Pria Tewas Tenggelam di Pintu Air Mookervart Tangerang, Sempat Berteriak Minta Tolong

Kamis, 19 Februari 2026 | 16:03

Seorang pria tewas tenggelam Pintu Air 2, kawasan Hutan Kota Mookervart, Kota Tangerang, Kamis 19 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill