Connect With Us

Rekan Begal Motor Pondok Aren Berhasil Ditangkap

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 3 Maret 2015 | 17:48

Kapolsek Pondok Aren, Kota Tangsel Kompol Bachtiar Alponso (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Rekan tersangka begal motor Hendriansyah yang dibakar warga Pondok Aren hidup-hidup hingga tewas berhasil ditangkap petugas Polsek Pondok Aren, Kota Tangsel.

Kompol Bachtiar Alponso, Kapolsek Pondok Aren mengatakan, setelah diketahui identitas mayat begal motor adalah Hendriansyah warga Larangan, Kota Tangerang pihaknya berhasil mendeteksi keberadaan rekan pelaku lainnya.  “Pelaku yang berhasil kami tangkap satu orang, berinisial P. Tersangka diamankan di Subang, Jawa Barat. Saat ini kami masih terus mengembangkan kasusnya,” ujar Kapolsek, Selasa (3/3).  

Ditanya apakah ada motif lain, Bachtiar Alponso menegaskan tidak ada motif lain selain pencurian dengan kekerasan.

“ Tertangkapnya Senin (2/3) malam, di daerah Subang Jawa Barat,” ungkapnya.

 

Perihal adanya indikasi keterkaitan jaringan Lampung, Alponso menjelaskan, bahwa pelaku pembagalan Pondok Aren adalah orang Tangerang.

“ Bukan jaringan Lampung, sekitar sini (Tangerang),” tambahnya.

Ditanya infomasi pelaku lain juga sudah tertangkap Polda Metro Jaya, Alponso mengatakan, hal itu  masih dalam tahap koordinasi.

“Kalau memang demikian pasti akan kita koordinasikan, saya tunggu perintah dari pimpinan,” pungkas Alponso. (RAZ)

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill