Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNews.com-Seorang pria berinisial RY tertangkap basah membawa sabu seberat 0,61 gram di dalam tasnya, di kawasan Alam Sutera Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Pria tersebut diduga akan melakukan transaksi narkoba dengan pelanggannya.
Pelaku yang diketahui warga Perumahan Taman Asri J.1/14, RT 05/12, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan Kota Tangerang ini terlihat seperti menunggu orang pada Senin (28/7/2016) sekitar pukul 23.38 WIB.
"Sebelumnya, anggota Sat Resnarkoba Tangsel mendapat info dari masyarakat bahwa seringnya transaksi atau peredaran narkoba di wilayah itu, atau tepatnya di Jalan Alam Sutera depan KFC oleh orang yang sama," kata Kasubag Humas Polres Tangsel AKP Mansuri, Selasa (19/7/2016).
Benar saja, saat tim pemantauan dan Lidik sampai di lokasi melihat seseorang yang dicurigai memiliki ciri-ciri yang sama seperti yang diinfokan warga. Petugas pun langsung menggeledah semua barang bawaannya, termasuk saku di baju dan celana, serta tas punggung yang dipakai pelaku.
"Petugas menemukan satu bungkus plastik bening yang berisi kristal putih, diduga narkotika jenis sabu di dalam tasnya," kata Mansuri.
Pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Tangsel untuk diproses lebih lanjut. Sementara kepada petugas, pelaku mengaku akan melakukan transaksi dengan seorang pelanggannya.
"Untuk itu, polisi masih menyelidiki lebih lanjut mengenai siapa pemasoknya," kata Mansuri.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews