Connect With Us

Bawa 25 Clurit, 83 Pelajar Diciduk Polisi di Ciputat

Yudi Adiyatna | Rabu, 8 November 2017 | 12:00

Puluhan Pelajar SMA yang Hendak Melakukan Aksi Tawuran Diamankan Petugas Kepolisian di Ciputat, Tangsel, Selasa (7/11/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 83 pelajar dari Sekolah  SMK Kharisma Wita Sawangan Depok dan beberapa sekolah lainnya yang akan melakukan aksi tawuran diamankan petugas kepolisian di depan Kantor Samsat Ciputat, Jalan RE Martadinata, Ciputat Tangsel, Selasa (7/11/2017) sore kemarin.

Para pelajar yang masih berusia belasan tahun tersebut mulanya datang dari arah Sawangan dengan menumpang mobil pickup dan beberapa sepeda motor  menuju ke arah pasar Ciputat.

Namun oleh warga  yang melihat kerumunan pelajar tersebut kemudian dilakukan tindakan pencegahan dengan mengarahkan rombongan tersebut ke halaman kantor Samsat Ciputat dan kemudian dilakukan penahanan oleh petugas kepolisian.

"Ada 83 pelajar yang diamankan, dengan barang bukti 25 buah clurit " ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho , Rabu (8/11/2017).

Para pelajar yang berhasil diamankan tersebut, kemudian di bawa menggunakan kendaraan aparat ke Mapolres Tangsel untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, Kasat Reskrim Polres Tangsel menyebutkan  terdapat 18 orang siswa yang kedapatan membawa senjata tajam tersebut dan telah  dilakukan penahanan terhadap ke 18 orang pelajar tersebut.

"Kita kenakan  Pasal 2 ayat (1) UU nomor 12 tahun 1951 terkait kepemilikan Senjata Tajam dengan ancaman hukuman sampe 10 tahun penjara," kata Kasat.

Selain berhasil mengamankan barang bukti 25 buah Clurit, Polisi juga menyita lima bendera bertuliskan "Kharisma Wita King of Cinangka" dan dua sepeda motor yang digunakan.

" Kita lakukan klarifikasi dan pemberitahuan kepada sekolah asal pelajar tersebut," tukasnya.(DBI/HRU)

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill