ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pihak kepolisian dari Polsek Cisauk dan Polres Tangsel bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan sadis yang menyebabkan tewasnya Siti Nurhayati, 22, warga Komplek Amarapura, Blok F2/18, Kademangan, Setu, Tangsel , Minggu (3/12/2017) semalam.
Kapolsek Cisauk AKP Samosir ketika dihubungi TangerangNews.com, Senin (4/11/2017) mengungkapkan, saat ini pihaknya telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan terhadap Siti Nurhayati. Timnya sedang bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Nanti sore rencana kita lakukan pengejaran. Saat ini ditangani dua-duanya oleh Polsek dan Polres (Tangsel)," ujar Kapolsek Cisauk.
BACA JUGA: Suasana Haru Selimuti Rumah Duka Perempuan yang Tewas Dianiaya Kekasihnya
Selain itu, Kapolsek Cisauk ini pun mengatakan, hingga kini polisi belum bisa mengungkap motif pelaku pembunuhan pelaku terhadap korbannya tersebut. Dirinya pun belum bisa memastikan apakah pelaku dan korban merupakan sepasang pasangan kekasih seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.
"Kurang lebihnya begitu, tapi kita belum bisa pastikan karena pelaku belum ketangkap," terangnya.
Sebelumnya, Siti Nurhayati diketahui tewas akibat banyaknya luka sayatan senjata tajam di bagian perut, pergelangan tangan dan leher yang diduga dilakukan oleh kekasih yang datang ke rumahnya. Usai menghabisi nyawa korban, pelaku kemudian membawa kabur motor dan ponsel milik korban yang berada di rumahnya tersebut.(RAZ/RGI)
TODAY TAGARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews