Connect With Us

Toto Sudarto Resmi Pimpin Bamus Betawi Tangsel

Yudi Adiyatna | Selasa, 26 Desember 2017 | 20:00

Peresmian Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Musyawarah Masyarakat (BAMUS) Kota Tangerang Selatan di balai ratu permai, Sawah Baru, Ciputat. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Musyawarah Masyarakat (BAMUS) Betawi resmi melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bamus Betawi Kota Tangsel periode 2017-2022 yang diketuai oleh Toto Sudarto pada Senin (25/12) lalu di balai ratu permai, Sawah Baru, Ciputat.

Pelantikan itu sendiri dihadiri langsung oleh Ketua Umum Bamus Betawi Zainuddin, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Ketua DPRD Tangsel Moch Ramlie, Kapolsek Ciputat, Danramil, pimpinan opd serta tokoh masyarakat Betawi Tangsel.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, bahwa sesuai namanya Bamus Tangsel hendaknya menjadi organisasi masyarakat yang menjadikan musyawarah sebagai landasan berorganisasi.

“Ini adalah tonggak sejarah di Tangsel, khususnya bagi masyarakat Betawi. Sebagai bagian darinya  pemerintah Kota Tangsel akan selalu mendukung bahkan, ikut melestarikan adat dan kebudayaan Betawi seperti meletakkan gambar rumah blandongan di dalam logo pemkot. Rumah blandongan adalah simbol musyawarah masyarakat Betawi,’’katanya.

Sementara itu, ketua umum DPP Bamus Betawi, Zainuddin mengungkapkan, ormas betawi di Tangsel harus maju karena sejarah mencatat bahwasanya orang-orang Betawi itu selalu sukses dalam segala hal dan bisa menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan ke depannya.

"Sebagaimana dikatakan dalam Al-quran, orang yang tidak paham akan sejarahnya maka orang itu akan gagap menghadapi masa depannya,’’katanya.

Sementara itu, usai pelantikan Toto menyatakan pihaknya optimis bisa mengembangkan wadah organisasi Betawi tersebut, sebab orang Betawi itu pintar dan hebat namun, sayang ikatannya kurang kuat.

BACA JUGA :

Dengan dibentuknya Bamus Betawi ini, sebagai titik kebangkitan Betawi di Tangsel dan semoga semakin memperkuat ikatan masyarakat Betawi Tangsel. Sehingga nantinya bersama-sama akan membangun Tangsel menjadi kota yang mandiri, maju, juga bermartabat sesuai dengan adat budaya Betawi.

“Saat ini kami sedang mendalami rancangan perda DPRD Tangsel tentang pelestarian adat dan budaya Betawi. Melalui perda ini kita berharap bisa menjadi program perdana bagi Bamus Betawi Tangsel dan mensosialisasikannya ke seluruh lapisan masyarakat ,’’terang pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangsel ini.

Ia juga mengaku akan terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam mengembangkan semua aspek yang berbau Betawi.(RAZ/HRU)

BISNIS
Pegadaian Edukasi Puluhan Opang Pondok Aren Kelola Keuangan dan Kenalkan Tabungan Emas

Pegadaian Edukasi Puluhan Opang Pondok Aren Kelola Keuangan dan Kenalkan Tabungan Emas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:44

PT Pegadaian (Persero) Area Cirendeu memperluas edukasi literasi keuangan kepada masyarakat dengan menggandeng puluhan anggota Komunitas Ojek Pangkalan (Opang) di kawasan Pondok Aren dan sekitarnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
1,4 Juta Penerima Bansos Ditangguhkan Gegara Terindikasi Judol, Apakah Kamu Kena? Cek di Sini

1,4 Juta Penerima Bansos Ditangguhkan Gegara Terindikasi Judol, Apakah Kamu Kena? Cek di Sini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:54

Kementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan penyaluran bantuan sosial kepada 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill