Connect With Us

Bayi Dimutilasi Pekerja Cafe di Tangerang Selatan 7 Bulan

Yudi Adiyatna | Selasa, 16 Januari 2018 | 13:00

Mayat Bayi Berumur 7 Bulan Yang Dibunuh Ibu Kandungnya Sendiri Di Bintaro. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Perbuatan sadis seorang pegawai cafe di Bintaro,Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan yang tega memutilasi bayi laki-laki yang baru dilahirkannya mulai  terungkap.

"Pelaku berinisial YT sekaligus ibu kandung baru bekerja di cafe itu 1,5 bulan. Dia datang dalam keadaam hamil enam bulan," ujar Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, Selasa (16/1/2018).

Dalam keterangannya Fadli menyebutkan,   bayi yang dilahirkannya dalam usia sekitar tujuh bulan .

"Hamil dari sana (NTT) datang kesini sudah enam bulan ," jelas Fadli.

Kapolres pun mengatakan dugaan sementara pelaku tega membunuh bayi yang dikandungnya tersebut dikarenakan pelaku malu dan kebingungan karena dirinya dalam kondisi bekerja dan hamil tanpa memiliki suami.

" Dugaan karena kebingungan tidak ada suami.  Dia juga tidak menginginkan lahirnya bayi tersebut," terang Fadli.

BACA JUGA :

Selain itu Fadli mengaku pihaknya akan segera memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku. 

"Motifnya masih mau kita dalami,  kenapa dia memperlakukan itu sementara pihak yang memperkejakannya tidak mempermasalahkan hal tersebut (hamil)," jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini dijerat UU Perlindungan Anak No.35/2014 pasal 80 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(DBI/HRU)

WISATA
Wajib Coba, Rekomendasi 4 Kuliner di Festival Al-A'zhom Kota Tangerang 

Wajib Coba, Rekomendasi 4 Kuliner di Festival Al-A'zhom Kota Tangerang 

Selasa, 9 Juli 2024 | 15:08

Gelaran Festival Al-A’zhom ke-11 akan kembali digelar yang digelar mulai 6 hingga 17 Juli 2024, menghadirkan berbagai sajian bazar kuliner.

BANTEN
Jadi Tanggung Jawab Pelanggan, PLN Bagikan Tips Aman Kelistrikan 

Jadi Tanggung Jawab Pelanggan, PLN Bagikan Tips Aman Kelistrikan 

Selasa, 16 Juli 2024 | 09:57

PT PLN (Persero) membagikan tips untuk pelanggan atau masyarakat terkait keamanan kelistrikan guna menghindari risiko berbahaya, seperti tersengat listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill