Connect With Us

Staf Ahli Presiden Digadang-gadang Jadi Cawalkot Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 31 Juli 2019 | 19:24

Fahd Pahdepie (jas abu-abu). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah nama terus bermunculan dalam bursa bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk Pilkada 2020 mendatang. Salah satunya Fahd Pahdepie.

Fahd Pahdepie yang dikenal sebagai staf ahli Presiden RI ini dinilai mewakili kelompok anak muda.

Presiden Tangsel Creative Foundation Hilmi Fabeta menilai, sosok Fahd layak dimunculkan untuk diuji rekam jejak dan gagasannya.

"Ia juga dikenal sebagai staf ahli Presiden RI. Figur-figur muda seperti ini harus kita dorong untuk ikut memajukan Tangsel,” ujar Hilmi.

Menanggapi hal itu, Fahd Pahdepie mengatakan dirinya merasa bangga dianggap layak untuk ikut berkontestasi di Pilkada Tangsel 2020 mendatang. 

“Belum terpikir sampai ke sana. Saat ini, saya fokus menjalankan tugas yang saya emban saja. Kalau saya kerap bersama anak-anak muda, menjadi teman diskusi mereka, membuka ruang-ruang kolaborasi, memang sudah saya kerjakan sejak lama," kata Fahd, Rabu (31/7/2019).

Baca Juga :

Namun, ketika namanya didorong untuk maju di Pilkada Tangsel, ia menyebut hal tersebut sebuah kehormatan yang besar baginya. 

“Jika saya disebut masuk bursa, tentu itu sebuah kehormatan yang besar. Ya, tapi kan belum. Baru dorongan kawan-kawan muda. Biarkan semua berproses saja sebagaimana mestinya. Yang menarik buat saya, jika anak muda ikut terlibat dalam proses-proses politik lokal, tentu itu akan memberikan warna baru dan nuansa yang positif," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill