Connect With Us

Kemenpan-RB Wacanakan Waktu Kerja ASN Fleksibel, Sekda Tangsel: Mudharatnya Lebih Banyak

Rachman Deniansyah | Jumat, 9 Agustus 2019 | 20:35

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Muhamad saat diwawancarai awak media, di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Jumat (9/8/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mewacanakan terkait fleksibilitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Dalam wacananya itu, ASN diperbolehkan bekerja selain di kantor, termasuk di rumahnya masing-masing. 

Wacana itu merupakan salah satu upaya mewujudkan rencana pemerintah dalam mempersiapkan segala sesuatu terkait revolusi industri 4.0.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Muhamad menganggap jika hal itu direalisasikan, pihaknya sulit mengawasi ASN di Tangsel.

BACA JUGA:

"Kita harus lihat juga kan pengawasan mereka. Kalau di rumah susah juga pengawasannya. Kalau di kantor ada apa-apa bisa dipanggil mendadak, namanya ngantor ya dikantor ada tempatnya. Kalau kita kan serba mendadak, harus koordinasi. Coba kalau di luar ketika di rumah dipanggil ke kantor terus macet bagaimana, saya tidak setuju," ujar Muhamad di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Jumat (9/8/2019).

Muhamad mengatakan jika hal itu diwujudkan, ASN harus siap lebih disiplin dan jujur. 

"Kalau enggak disini (di kantor), belum bisa seperti ini (bekerja di rumah). Boleh modernisasi, tapi orang Indonesia kelakuannya banyak bohongnya, kalau mereka sudah benar semua ya enak kerjanya kita. Yang disuruh benar aja suka enggak benar. Rencana itu ada plusnya, tapi mudharatnya lebih banyak," pungkasnya.(MRI/RGI)

TANGSEL
Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Selasa, 3 November 2026 | 19:06

Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill