Connect With Us

Balon Wali Kota Tangsel, dari Politisi Hingga Penjual Air Isi Ulang

Rachman Deniansyah | Selasa, 17 September 2019 | 19:52

Yusriyanto yang merupakan penjual air isi ulang, ikut mendaftarkan dirinya di Pilkada Tangsel yang akan digelar 2020 mendatang melalui partai PDI Perjuangan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penjaringan bakal calon (balon) Wali Kota Tangerang Selatan yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan menarik minat banyak kalangan. Tak hanya politisi, namun juga warga biasa.

Yusriyanto, salah satunya. Penjual air isi ulang itu mencoba peruntungannya di Pilkada Tangsel yang akan digelar 2020 mendatang melalui partai berlambang banteng itu.

Ia mendatangi sekretariat DPC PDI Perjuangan Tangsel di Jalan Boulevard Bintaro, Serpong Utara, Tangsel, Selasa (17/9/2019).

Hanya seorang diri, mengenakan kemeja berwarna merah bergambar kepala banteng, Yusriyanto datang dengan rasa penuh percaya diri.

BACA JUGA:

Bahkan, kedatangan pria kelahiran Jakarta, 27 Juni 1983 untuk mengembalikan formulir pendaftaran itu sempat menarik perhatian orang yang tengah berada di lokasi. Pasalnya, Yusriyanto datang membawa sepeda motor beroda tiga yang berisi muatan galon air isi ulang yang dihiasi bendera merah putih.

"Enggak ada rasa minder. Saya datang ke sini (Kantor DPC PDI Perjuangan) dengan keyakinan dan rasa percaya diri yang tinggi," ujarnya.

Ia menjelaskan, tekadnya mencalonkan diri di Pilkada Tangsel lantaran merasa prihatin karena tak sedikit warga Tangsel yang masih hidup serba kekurangan.

"Saya sebagai tukang galon banyak menemui masyarakat dari berbagai kalangan, kelas atas dan bawah. Kebanyakan konsumen saya itu kelas bawah dan sering bercerita kekurangan hidup mereka, keprihatinan mereka dan kesedihan mereka, itu yang membuat saya merenung untuk berfikir, bagaimana kehidupan mereka lebih baik," tuturnya.

Bahkan, ia juga akan mempersiapkan visi misi untuk lima tahun ke depan jika memang nantinya bisa terpilih.

"Visi misi ini kan menyangkut visi kepemimpinan selama lima tahun ke depan tidak bisa dibuat hanya satu malam saja. Tapi garis besarnya, tetap kepada kesejahteraan masyarakat. Yang akan saya perhatikan yakni persolan ekonomi, pendidikan dan kebudayaan lokal," imbuhnya.

Ia juga mengatakan hanya ingin fokus ke PDI Perjuangan terlebih dahulu, karena ia aktif sebagai simpatisan dan kader PDI Perjuangan. 

"Sudah selama 15 tahun," tutupnya.

Sebelumnya, beberapa figur telah mendaftarkan diri sebagai balon Wakil Wali Kota saat ini Benyamin Davnie, Putri Wakil Presiden RI  terpilih Siti Nur Azizah, Adik Kandung Wali Kota Tangsel Aldrin Ramadian.(MRI/RGI)

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill