Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Tangerang Selatan Sukarya angkat bicara soal klaim yang dilontarkan Benyamin Davnie, bakal calon Wali Kota Tangsel pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangsel 2020.
Sebelumnya, Benyamin Davnie yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangsel mengeklaim bahwa dirinya akan diusung Partai Golkar, serta akan disandingkan dengan anak kandung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, yaitu Pilar Saga Ichsan.
Saat dihubungi awak media, Sukarya menegaskan bahwa penetapan itu harus melalui mekanisme terlebih dahulu.
"Saya kan pengurus Partai, hal itu ada mekanismenya," tegas Sukarya, Rabu (5/2/2020).
Menurutnya, budaya klaim saat Pilkada ini memang sudah biasa, maka hal itu tak dilarang.
"Boleh-boleh saja, siapapun boleh mengeklaim," tambahnya.
Dijelaskan Sukarya, penetapan yang sah akan keluar setelah dilaksanakannya Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Golkar Tangsel terlebih dahulu.
"Yang jelas, tunggu saatnya nanti juga akan di rilis setelah Partai Golkar Tangsel melaksanakan RAPIMDA khusus," terangnya.
Sementara, untuk pelaksanaan Rapimda itu, kata dia, akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.(RMI/HRU)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGPersita Tangerang akan menjamu Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Minggu, 10 Mei 2026, pukul 15.30 WIB.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews