25 Ribu Warga Kabupaten Tangerang Masih Belum Punya KTP
Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat setidaknya sebanyak 25.000 warga masih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan mengamankan 11 pemandu lagu saat menggrebek diskotek Matador di Ruko Golden Boulevard (RGB), Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (14/5/2020) malam.
Tempat hiburan malam itu tetap nekat beroperasi saat bulan Ramadan dan di tengah berlakunya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Dalam razia semalam, ada 11 pemandu lagu yang berhasil kita amankan di tempat hiburan malam itu," papar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2020).
Usai diamankan, sebelas wanita dengan pakaian minim itu pun didata, dan digelandang ke kantor Satpol PP. Namun, mereka telah dikembalikkan ke keluarganya masing-masing.
"Sudah dijemput masing-masing keluarganya. sudah pulang," imbuhnya.
Sebelumnya, penggerebekan Matador bermula saat Satpol PP Tangerang Selatan tengah merazia sebuah kafe yang berdekatan dengan tempat hiburan malam tersebut. Adapun, razia itu dilakukan dalam rangka menegakkan peraturan PSBB.
"Tapi ternyata, sebelahnya ada karaoke yang buka. Lokasinya depannya ditutup oleh bangku-bangku jadi kaga keliatan dari luar," tuturnya.
"Tidak tahu bukanya dari kapan. Semalam ketahuannya saat penyisiran monitoring PSBB," sambungnya
Petugas pun langsung meyegel tempat hiburan tersebut dan diperbolehkan kembali beroperasi setelah PSBB selesai.(RMI/HRU)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat setidaknya sebanyak 25.000 warga masih belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
TODAY TAGSetelah melayani lonjakan penumpang pada puncak arus mudik, Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya.
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews