Connect With Us

11 Pemandu Lagu Karaoke Matador Tangsel Digelandang Sat Pol PP

Rachman Deniansyah | Jumat, 15 Mei 2020 | 17:04

Satpol PP Kota Tangerang Selatan saat menginterogasi pemandu lagu di diskotek Matador di Ruko Golden Boulevard (RGB), Serpong Utara. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan mengamankan 11 pemandu lagu saat menggrebek diskotek Matador di Ruko Golden Boulevard (RGB), Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (14/5/2020) malam.

Tempat hiburan malam itu tetap nekat beroperasi saat bulan Ramadan dan di tengah berlakunya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Dalam razia semalam, ada 11 pemandu lagu yang berhasil kita amankan di tempat hiburan malam itu," papar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2020).

Usai diamankan, sebelas wanita dengan pakaian minim itu pun didata, dan digelandang ke kantor Satpol PP. Namun, mereka telah dikembalikkan ke keluarganya masing-masing. 

"Sudah dijemput masing-masing keluarganya. sudah pulang," imbuhnya. 

Sebelumnya, penggerebekan Matador bermula saat Satpol PP Tangerang Selatan tengah merazia sebuah kafe yang berdekatan dengan tempat hiburan malam tersebut. Adapun, razia itu dilakukan dalam rangka menegakkan peraturan PSBB. 

"Tapi ternyata, sebelahnya ada karaoke yang buka. Lokasinya depannya ditutup oleh bangku-bangku jadi kaga keliatan dari luar," tuturnya.

"Tidak tahu bukanya dari kapan. Semalam ketahuannya saat penyisiran monitoring PSBB," sambungnya

Petugas pun langsung meyegel  tempat hiburan tersebut dan diperbolehkan kembali beroperasi setelah PSBB selesai.(RMI/HRU)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill