Connect With Us

Kasus Pembantaian Pasutri WNA di Serpong, Polisi Ungkap 5 Fakta Baru

Rachman Deniansyah | Kamis, 18 Maret 2021 | 15:14

Polisi menggelar reka ulang aksi sadis pembantaian yang menewaskan pria bule asal Jerman dan istrinya WNI di Perumahan Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangsel, Kamis (18/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polisi temukan lima fakta baru dalam kasus pembantaian yang menewaskan pasangan bule Jerman dan istrinya di Giri Loka 2, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (18/3/2021). 

Kelima fakta baru tersebut baru terungkap ketika polisi menggelar reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Wahyu Apriansyah, 22.

Pengungkapan fakta tersebut dibuktikan dengan adanya lima adegan tambahan dalam rekonstruksi tersebut. 

"Jumlah adegan ada 32 adegan. Dari awalnya 27, kemudian ada tambahan lima adegan. Jadi totalnya semua ada 32 adegan," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra usai menggelar rekontruksi tersebut. 

Angga menuturkan, salah satu fakta terbarunya, yakni ternyata tersangka sempat menjalin komunikasi terhadap asisten rumah tangga yang bekerja pada korban, sesaat setelah melakukan aksi sadisnya itu. 

"Ketika tersangka keluar dari pintu dapur, dia melihat saksi (ART) sedang di atas pagar," katanya. 

Baca Juga :

Komunikasi itu dilakukan saat ART sedang dirundung ketakutan. Saat itu tanpa rasa menyesal, tersangka mengenalkan dirinya kepada ART berinisial AM. 

"Namun, kemudian karena si saksi ini dikenal baik oleh tersangka, maka tersangka langsung lompat untuk melarikan diri. Kemudian saksi pun lompat pagar untuk meminta pertolongan," terangnya. 

Sementara itu fakta lainnya, lanjut Angga, tersangka ternyata juga sempat bertemu petugas keamanan setempat saat melarikan diri. 

"Lima adegan baru itu mulai dari si tersangka meletakkan kapak yang dilakukan dalam tindakan pidananya.  Kedua ketika tersangka keluar dari pintu dapur saat melihat saksi di atas pagar, kemudian yang ketiga ketika tersangka menggunakan sweter, karena saat yang bersangkutan meninggalkan TKP tersangka menggunakan sweater terlebih dahulu," katanya. 

Saat ini akibat perbuatan sadisnya tersebut, tersangka pun harus menjalani hukuman masa kurungan di balik jeruji besi. 

Wahyu dikenakan Pasal pembunuhan berencana dengan Pasal 340 KUHP dan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana hingga 20 tahun penjara dan atau seumur hidup. (RAZ/RAC)

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill