Hendak Edarkan 13 Paket Sabu, Pria di Sepatan Diciduk Polisi
Selasa, 23 Juni 2026 | 22:24
Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kabel yang menggelantung dengan kondisi semrawut di sepanjang Jalan WR Supratman, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, kembali dikeluhkan warga.
Keluhan itu di antaranya datang dari seorang juru parkir di salah satu ruko, Andri, 29. Menurutnya, kondisi demikian telah terjadi selama kurang lebih sebulan lalu.
Bahkan terdapat pula untaian kabel yang menjuntai hingga terkadang menutup akses lokasi parkir ruko.

Sayangnya, tak ada satu pun pihak pengelola yang datang membenahi. Hal itu membuat Andri harus berinisiatif memasang sebatang bambu sebagai penyangga kabel sementara.
"Iya di sangga bambu, karena mobil ke parkiran enggak bisa masuk," ujar Andri, Selasa, 5 Oktober 2021.
Kabel-kabel yang berantakan itu, kata Andri, terkadang juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

"Kemarin ada mobil yang lagi melintas rem mendadak karena tersangkut kabel, untung enggak kencang mobilnya," tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan seorang juru parkir lainnya yang masih berada di sekitar jalan yang sama, Andi, 63.
"Sangat menganggu sekali mobil mau memarkir sulit," kata Andi.
Andi menyebut, hampir dua pekan lalu ada pihak pemerintah setempat yang berusaha membenahi kondisi tersebut.
Namun tetap saja, kabel tersebut hanya diputus tanpa dibenahi lagi. Hal demikian tak menghilangkan kesemrawutan itu.
"Fakta dan nyatanya masih begini (semrawut). Kemarin ada petugas cuman sepotong saja memotongnya," tandasnya.
Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan 50 ruas jalan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.
Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews