Connect With Us

3.246 DPT Ganda dari Kecamatan Setu Dikembalikan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 9 November 2010 | 17:04

Iman Perwira Baschan Ketua KPU Kota Tangsel. (tangerangnews / deddy)

 

TANGERANGNEWS.com-Pilkada Kota Tangsel hanya tersisa empat  hari lagi,  terhitung sejak hari ini Rabu (10/11)  karena Sabtu (13/11) akan dilakukan pemungutan suara.
 
Namun, hingga kini persiapannnya, belum maksimal. Salah satunya adalah permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda.
 
Ketua KPUD Kota Tangsel Iman Perwira Bachsan menyatakan, saat ini pihaknya dibantu oleh petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terus melakukan evaluasi terkait keberadaan DPT ganda. KPU menerangkan, yang mengembalikan DPT ganda. “Salah satunya Kecamatan Setu, sebanyak 3.246 DPT,” kata Ketua KPU Kota Tangsel, Iman Perwira Baschan, hari ini.
 

Ditanya dari bagaimana bisa terjadi seperti itu, Iman mengaku, pengembalian ribuan lembar DPT ganda yang diterima KPU itu dari warga yang memiliki KTP lebih dari satu.”Ada juga dari  warga yang sudah di data dalam DPT,  namun kemudian tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Seperti berangkat haji serta anggota TNI/Polri,” tegasnya.
 
Dia berjanji, besok seluruhnya akan diperbaiki.Karena memang batas waktu pembenahan adalah tiga hari sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara. (deddy)

 

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill