8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang
Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Tangerang Selatan mulai berlomba-lomba untuk lolos dalam tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang baru saja dimulai, Rabu, 8 Desember 2021, kemarin.
Mereka berjuang untuk menyelesaikan sejumlah ujian melalui metode Computer Assisted Test (CAT) di Gedung CAT Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, selama dua hari hingga hari ini, Kamis, 9 Desember 2021.
Kepala BKPP Tangsel Apendi menjelaskan, dari ribuan yang mengikuti tes, hanya tersisa sebanyak 352 peserta. Kini mereka harus membuktikan wawasannya dalam seleksi tahap SKB ini.
”Jadi sekarang kan sudah ada beberapa peserta yang melaksanakan tes, sementara hari ini ada empat sesi di mana satu sesinya hanya bisa diikuti sebanyak 60 peserta,” ujar Apendi, Kamis, 9 Desember 2021.
Soal yang akan disajikan dalam tahap ini, akan sesuai dengan posisi atau jabatan yang dipilih oleh peserta.
"Misalnya peserta melamar di bidang kepegawaian maka soal yang diberikan adalah soal mengenai kepegawaian," imbuhnya.
Ujian tahap SKB ini, dilaksanakan secara ketat. Setiap peserta dilarang untuk bekerjasama atau mencontek.
"Dengan begitu hasil yang didapatkan merupakan hasil atas kemampuan dirinya sendiri. Sehingga pihak penilai bisa mengetahui mana peserta yang lebih siap," terangnya.
Sementara untuk teknisnya, Apendi menjelaskan bahwa tahap SKB ini sama dengan tahap sebelumnya.
Mereka wajib melampirkan hasil tes bebas Covid-19 dan juga menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.
"Dari tiga peserta yang mengikuti tes di satu jurusan atau pilihan, akan diambil 1 nilai tertinggi," pungkasnya.
Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews