Connect With Us

Pertikaian Berdarah di Ciputat Tangsel Dipicu Utang Rp350 ribu

Rachman Deniansyah | Senin, 17 Januari 2022 | 18:59

Lokasi kejadian di Kampung Bulak, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin, 17 Januari 2022. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penagihan utang senilai Rp350 ribu di wilayah Kampung Bulak, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, berujung pada perkelahian maut. 

Nyawa Namira Siregar pun menjadi taruhannya. Pria yang berprofesi sebagai penagih utang itu tewas setelah digorok saat berduel dengan seorang pedagang yang berhutang pedagang.

Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu menuturkan, kejadian itu bermula korban mendatangi rumah pedagang yang belakangan diketahui berinisial CS.

"Dia menagih utang senilai Rp350 ribu. Ditagih kepada CS ini," ujar Sarly Sollu kepada awak media, Senin, 17 Januari 2022. 

Namun karena CS belum memiliki uang, utang pun tak dapat dibayarkannya. Hal itu menyulut emosi Namira hingga memukul kepala CS.

 CS akhirnya tidak terima dan duel antara keduanya pun tak dapat dihindari. Mereka bertikai dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, kedua orang itu mengalami sejumlah luka. 

Baca Juga :

"Korban (Namira) meninggal, terdapat sayatan di lehernya dan bagian belakang, serta depannya. Kita belum dapatkan hasil visum dari dokter, namun secara kasat mata yang mematikan itu sabetan di leher," terangnya. 

Sedangkan CS kini masih menjalani penanganan medis di salah satu rumah sakit di bilangan Ciputat, Tangsel. 

"Kondisi pelaku (pelaku) juga ada beberapa sayatan di badannya termasuk di tangannya dan saat ini dalam perawatan di rumah sakit," katanya. 

Sarly Sollu menyebut, senjata tajam tersebut bukanlah benda yang sudah disiapkan. Melainkan memang sudah ada di lokasi tanpa kesengajaan. 

"Ya yang jelas keterangan pelaku CS, bahwa parang dan pisau itu sudah ada di situ dan memang tidak disiapkan. Senjata tajam itu digunakan CS sehari-hari dalam kegiatannya jualan gorengan," paparnya. 

Ia menegaskan, saat ini kasus pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya kini masih mengumpulkan keterangan, sambil menunggu kondisi pedagang tersebut pulih.

BANTEN
Total Ada 16 Petugas KPPS Pemilu 2024 yang Meninggal Dunia di Banten

Total Ada 16 Petugas KPPS Pemilu 2024 yang Meninggal Dunia di Banten

Jumat, 23 Februari 2024 | 19:41

Penjabat (P) Gubernur Banten Al Muktabar menyebut sampai saat ini sebanyak 16 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 yang meninggal dunia sejak pencoblosan.

WISATA
Menikmati Bubur Ayam Legendaris di Kota Tangerang Sejak 1970

Menikmati Bubur Ayam Legendaris di Kota Tangerang Sejak 1970

Jumat, 23 Februari 2024 | 16:44

Kota Tangerang memiliki berbagai kuliner legendaris, salah satunya Bubur Ayam Mas Yanto, yang terletak di Jalan Kasasi Raya Blok C10 No.1, Sukasari, Komplek Pengayoman, Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
16 Tahun Tidak Diperbaiki, Siloam Hospitals Rehabilitasi Gedung SDN Pakuhaji Tangerang

16 Tahun Tidak Diperbaiki, Siloam Hospitals Rehabilitasi Gedung SDN Pakuhaji Tangerang

Jumat, 23 Februari 2024 | 17:35

Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pakuhaji 4 yang berlokasi di Kampung Pondok Kulon, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, kondisinya kurang layak.

SPORT
Prediksi Skor dan Susunan Pemain Persita vs Persebaya, Pendekar Cisadane Ingin Buktikan Kebangkitan

Prediksi Skor dan Susunan Pemain Persita vs Persebaya, Pendekar Cisadane Ingin Buktikan Kebangkitan

Jumat, 23 Februari 2024 | 10:19

Pekan ke-25 lanjutan BRI Ligas 1 musim 2023/2024 antara Persita melawan Persebaya di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Jumat, 23 Februari 2024, sekitar pukul 15.00 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill