Connect With Us

Selain Serang, Sampah Tangsel Juga Bakal Dibuang di Nambo Bogor

Rachman Deniansyah | Kamis, 20 Januari 2022 | 20:32

Ilustrasi sampah. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana akan membuang sampah-sampah yang diproduksi di wilayahnya ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo, Kabupaten Bogor, mulai Maret 2022. 

Hubungan kerjasama pun telah dijalankan. Bahkan, saat ini pihak Provinsi Jawa Barat telah memberikan sinyal perizinannya kepada Pemkot Tangsel. 

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, saat dikonfirmasi, Kamis, 20 Januari 2022.

"Kita sudah diberikan sinyal, tinggal menunggu naskah dinas resmi dari mereka," ujar Wahyu. 

Wahyu mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat di Lulut-Nambo. Hasilnya, pihak perusahan yang dipercaya sebagai pengelola sudah siap untuk mengelola sampah dari Tangsel ini. 

"Mereka sudah konfirmasi ke kita, mereka siap. Karena yang ingin membuang sampah di sana tidak hanya Tangsel saja, namun ada dari Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan DKI Jakarta," jelas Mantan Kepala Dinas Sosial tersebut.

Ia menerangkan, tempat pembuangan sampah di Nambo sudah memiliki teknologi yang canggih. Nantinya, sampah di sana dapat dikelola menjadi bahan bakar pengganti batu bara.

Dalam waktu dekat ini, Tangsel akan diberikan naskah dinas resmi, sehingga DLH dapat melakukan langkah selanjutnya, yaitu memulai lelang bagi penyedia jasa pengangkut sampah dari Tangsel ke Nambo.

"Kita menunggu pemberitahuan dari Nambo, sehingga kita bisa memproses lelang penyedia pengakutan, karena mereka sudah bisa beroperasi di awal Maret," terangnya. 

Wahyu menuturkan, jika seluruhnya telah rampung maka Tangsel dapat mengimpor sampahnya hingga 120 ton per hari.

"Nanti untuk kerjasama kontraknya akan diperpanjang atau diperbarui per tahun. Sambil menyesuaikan kondisi dan keadaan, karena mereka baru mulai operasional. Banyak alat berat harus ada, tapi mereka masih berproses juga,” ujarnya.

Sementara itu selain Nambo, kerjasama Tangsel dengan Serang terkait pembuangan sampah ini akan terus berlanjut. 

"Untuk di Serang kita membuang sampah 280 ton per harinya, dan ini pun lagi menunggu proses lelang pihak ketiga jasa pengangkutan sampah, dikarenakan lelang ini bersamaan dengan jasa pengangkutan yang di Nambo," pungkasnya.

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill