Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Satu unit mobil Nissan Grand Livina terbakar usai mengeluarkan ledakan di Jalan Siliwangi, depan Rumah Sakit Vitalaya, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa 7 Juni 2022, pagi.
Berdasarkan informasi, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu, berawal ketika pengemudi berinisial OS, 36, tengah berkendara dari arah Pamulang 2 menuju Bundaran Pamulang.
Namun masalah pada mobil terjadi ketika ia melintas di depan Rumah Sakit Vitalaya. Mobil bernomor polisi B-1987-WZB itu diduga mengalami korsleting listrik, hingga terdengar letupan keras dari bagian kap mobil dan menimbulkan percikan api.
"Diduga karena korsleting listrik, bagian kapnya sempat meledak," ujar Kanitlantas Polsek Pamulang AKP Tukino, seperti dilansir dari Okezone.

Dengan cepat kobaran api melahap seluruh bagian mobil. Untuk memadamkan api, satu unit armada pemadam kebakaran Kota Tangsel dikerahkan ke lokasi,
Tukino menjelaskan, dugaan sementara arus pendek pada mobil terjadi akibat modifikasi bagian kelistrikan. Namun belum dipastikan kerusakan itu terjadi pada bagian lampu atau sound system.
"Tapi kami mengimbau, kalau memang kendaraan sudah standar dari pabrikan maka kami minta proporsional jika ingin memasang sesuatu, karena itu bisa jadi suatu kelalaian," tegasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Sebuah peristiwa tragis menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Agus, warga asal Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews