Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNEWS.com-Satu unit mobil Nissan Grand Livina terbakar usai mengeluarkan ledakan di Jalan Siliwangi, depan Rumah Sakit Vitalaya, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa 7 Juni 2022, pagi.
Berdasarkan informasi, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB itu, berawal ketika pengemudi berinisial OS, 36, tengah berkendara dari arah Pamulang 2 menuju Bundaran Pamulang.
Namun masalah pada mobil terjadi ketika ia melintas di depan Rumah Sakit Vitalaya. Mobil bernomor polisi B-1987-WZB itu diduga mengalami korsleting listrik, hingga terdengar letupan keras dari bagian kap mobil dan menimbulkan percikan api.
"Diduga karena korsleting listrik, bagian kapnya sempat meledak," ujar Kanitlantas Polsek Pamulang AKP Tukino, seperti dilansir dari Okezone.

Dengan cepat kobaran api melahap seluruh bagian mobil. Untuk memadamkan api, satu unit armada pemadam kebakaran Kota Tangsel dikerahkan ke lokasi,
Tukino menjelaskan, dugaan sementara arus pendek pada mobil terjadi akibat modifikasi bagian kelistrikan. Namun belum dipastikan kerusakan itu terjadi pada bagian lampu atau sound system.
"Tapi kami mengimbau, kalau memang kendaraan sudah standar dari pabrikan maka kami minta proporsional jika ingin memasang sesuatu, karena itu bisa jadi suatu kelalaian," tegasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGProgram sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews