Connect With Us

Suami Viral Terekam Anak Sudah Puluhan Kali Aniaya Istri di Setu Tangsel

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 19 November 2022 | 16:06

Ilustrasi kekerasan (Istimewa / Tangerangnews)

TANGERANGNEWS.com-T, 43, seorang suami yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap sang istri berinisial K, 44, di wilayah Kademangan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), telah ditetapkan sebagai tersangka. T ternyata disebut telah sudah berkali-kali melakukan kekerasan tersebut.

"Ternyata ini pelaku sudah melakukan perbuatan itu (KDRT) lebih dari satu kali, sudah puluhan kali," jelas Kanit Reskrim Polsek Cisauk Ipda Margana dikutip Sabtu, 19 November 2022.

Pasangan suami istri (pasutri) itu diketahui telah menikah secara siri sejak 2005 dan dikaruniai dua anak, EZ dan TA. 

Meski mereka hanya menikah siri, pelaku tetap disangkakan pelanggaran atas tindak pidana KDRT.

Aksi brutal terakhir yang dilakukan T terhadap K tersebut direkam oleh sang anak di ruang tamu kediamannya pada Jumat, 11 November 2022.

Tampak dalam video korban mengalami kekerasan seperti dicekik, ditendang hingga dilempar kursi plastik. 

Korban pun sempat dibenturkan berkali-kali tanpa ada perlawanan. Video aksi kekerasan berdurasi 2 menit 13 detik ini viral di media sosial.

Baca juga: Suami Viral Terekam Anak Aniaya Istri di Setu Tangsel jadi Tersangka

Margana menyebut bahkan dari aksi KDRT yang direkam anaknya pada Jumat, 11 November 2022 itu masih ada kelanjutannya. 

Pasalnya, pelaku sempat mengayunkan golok saat mengejar istrinya yang melarikan diri kala itu. 

"Iya betul, dia (K) habis dipukul, dibentur-benturin, korban lari keluar rumah menyelamatkan diri. Lalu dikejar pakai golok, kemudian dia (K) sembunyi, lalu diselamatkan oleh tetangganya," ungkap Margana. 

Adapun dari pengakuan pelaku, aksi penganiayaan itu dilakukan terhadap istrinya karena curiga atau cemburu. 

"Suaminya curiga atau cemburu dengan istrinya berbuat aneh-aneh. Kejadiannya pada Jumat 11 November Jam 18.30 WIB. Dan kami amankan pada Minggu malam pukul 23.00 WIB," terang Margana. 

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Selasa, 8 September 2026 | 21:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City Hadirkan Gulai Salmon, Menu Gabungan Nusantara dan Western

Senin, 7 September 2026 | 17:08

Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan Gulai Salmon sebagai menu baru yang memadukan karakter masakan Nusantara dengan bahan yang identik dengan kuliner Barat.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill