Connect With Us

Parade Budaya Nasional Internasional Jadi Ajang Menunjukkan Kekayaan Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 20 Agustus 2023 | 14:37

PJ Gubernur Banten Al Muktabar melepas acara Parade Budaya Nasional Internasional 2023 di Boulevard Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu, 20 Agustus 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Parade Budaya Nasional Internasional Kota Tangerang Selatan 2023 yang dilepas di Boulevard Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu, 20 Agustus 2023.

Ajang pertunjukan budaya yang diikuti oleh 50 Kontingen dan 5 Kontingen berasal dari negara Sahabat yakni Korea, Filipina, India, Timor Leste, dan Sri Lanka ini dinilai menjadi momentum menunjukkan kekayaan Tangsel.  

"Menunjukkan kekayaan Kota Tangerang Selatan yang heterogen sekali. Perbedaan justru menjadi pemersatu kita," ujar Penjabat (PJ) Gubernur Banten, Al Muktabar.

Menurut Al Muktabar, budaya merupakan bagian dari sistem tata kehidupan manusia yang mempersatukan masyarakat, khususnya di Kota Tangsel dalam kesatuan Bhineka Tunggal Ika.

Hal ini menjadi modal dalam pembangunan serta menjelang pesta demokrasi pada Pemilu 2024 mendatang.

"Parade Budaya perlu terus dikembangkan dengan dialog-dialog yang semakin merekatkan akan lebih menuju pada perdamaian dan menuju bahagia," tambahnya.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Parade Budaya ini menjadi representasi dari keberagaman masyarakat Kota Tangsel.

"Dari 1,4 juta warga Kota Tangerang Selatan, hampir seluruh suku dan budaya di Indonesia ada di Kota Tangerang Selatan," ucap Benyamin dalam sambutannya.

Adapun terkait polusi udara di wilayah Tangsel, Benyamin menyebut pemerintah kota (Pemkot) Tangsel akan melakukan berbagai upaya penanganan seperti melakukan penghijauan dengan pohon trembesi, bunga kamboja, bunga kertas, dan pepohonan lainnya.

Usai memberikan sambutan, acara Parade Budaya pun dibuka ditandai dengan pemukulan bedug oleh PJ Gubernur Banten Al Muktabar dan Walikota Tangsel Benyamin Davnie.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill