Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com- Parade Budaya Nasional Internasional Kota Tangerang Selatan 2023 yang dilepas di Boulevard Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu, 20 Agustus 2023.
Ajang pertunjukan budaya yang diikuti oleh 50 Kontingen dan 5 Kontingen berasal dari negara Sahabat yakni Korea, Filipina, India, Timor Leste, dan Sri Lanka ini dinilai menjadi momentum menunjukkan kekayaan Tangsel.
"Menunjukkan kekayaan Kota Tangerang Selatan yang heterogen sekali. Perbedaan justru menjadi pemersatu kita," ujar Penjabat (PJ) Gubernur Banten, Al Muktabar.
Menurut Al Muktabar, budaya merupakan bagian dari sistem tata kehidupan manusia yang mempersatukan masyarakat, khususnya di Kota Tangsel dalam kesatuan Bhineka Tunggal Ika.
Hal ini menjadi modal dalam pembangunan serta menjelang pesta demokrasi pada Pemilu 2024 mendatang.
"Parade Budaya perlu terus dikembangkan dengan dialog-dialog yang semakin merekatkan akan lebih menuju pada perdamaian dan menuju bahagia," tambahnya.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Parade Budaya ini menjadi representasi dari keberagaman masyarakat Kota Tangsel.
"Dari 1,4 juta warga Kota Tangerang Selatan, hampir seluruh suku dan budaya di Indonesia ada di Kota Tangerang Selatan," ucap Benyamin dalam sambutannya.
Adapun terkait polusi udara di wilayah Tangsel, Benyamin menyebut pemerintah kota (Pemkot) Tangsel akan melakukan berbagai upaya penanganan seperti melakukan penghijauan dengan pohon trembesi, bunga kamboja, bunga kertas, dan pepohonan lainnya.
Usai memberikan sambutan, acara Parade Budaya pun dibuka ditandai dengan pemukulan bedug oleh PJ Gubernur Banten Al Muktabar dan Walikota Tangsel Benyamin Davnie.
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGAksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews