Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com- Seorang jambret mengalami luka bersimbah darah di bagian kepala setelah menabrak bak sampah lantaran panik diteriaki warga di perumahan kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu, 8 Mei 2024.
Pelaku panik usai aksinya merampas tas milik seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Siti Yuliati dipergoki oleh warga sekitar.
"Pelaku datang dari arah belakang dan langsung menarik (tas korban), sehingga korban terjatuh ke tanah dan tas korban warna cokelat yang berisi sebuah HP berhasil dibawa kabur," ungkap Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Kamis, 9 Mei 2024.
Saksi yang melihat kejadian itu pun langsung berteriak meminta bantuan warga lainnya. Pelaku kemudian panik dan memacu kendaraannya hingga menabrak sebuah bak sampah, lalu terjatuh ke selokan di pinggir rumah warga.
Saat ini, pelaku sudah diamankan pihak berwajib dan tengah menjalani pengobatan terlebih dahulu, sementara polisi masih mendalami kasus tersebut.
"Kami akan kembangkan kasus ini apakah pelaku bagian dari jaringan pelaku jambret yang beberapa waktu lalu beraksi di Pondok Aren," katanya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGParamount Petals ikut merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Paramount Petals Semarak Kemerdekaan yang mengusung tema “Sinergi dalam Kebersamaan” yang digelar di Pasar Modern Paramount Petals pada Sabtu 22 Agustus 2026.
Rangkaian acara Maulid Nusantara 2026 Kota Tangerang dalam angka menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung selama lima hari resmi ditutup Selasa 25 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews