Connect With Us

Ada Ratusan Ormas di Tangsel Belum Terdaftar

Yanto | Senin, 5 Agustus 2024 | 15:54

Ilustrasi Ormas. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)ada menyebut ada ratusan organisasi masyarakat (ormas) dan kepemudaan yang belum terdaftar secara resmi.

Kepala Kesbangpol Tangsel Bani Khosyatullah mengatakan sejauh ini jumlah yang sudah tercatat secara resmi ada sekitar 400 lebih ormas, yayasan dan lembaga. "Sementara jumlah ormas yang belum terdaftar lebih dari ratusan," katanya, Senin 5 Agustus 2024.

Bani menambahkan, nantinya ormas yang terdaftar akan diedukasi terkait pendidikan dan pelatihan oleh pemerintah daerah. Apalagi saat ini menjelang Pilkada Tangsel, pendidikan kebangsaan perlu diberikan untuk menjaga kondusifitas wilayah.

"Seperti pelatihan politik, wawasan kebangsaan, mengenai kewaspadaan dini pasti akan dilakukan. Namun untuk pendidikannya sendiri masih tahap giliran, hingga saat ini pendidikan langsung belum ada," ujarnya.

Bani, juga menambahkan baru-baru ini kerap terjadi bentrokan antara ormas di Tangsel. Pihaknya sudah melakukan pembinaan ke wilayah bersama dengan Kepolisian.

"Benar yang suka bentrok itu terdaftar, sebetulnya memang ada hanya beberapa oknum saja, yang biasalah sempalan militan - militan yang tinggi mempunyai ego keras seperti itu," ujar Bani.

Dirinya pun mengimbau kepada ormas dan perangkat lainnya untuk memikirkan segala tindakannya karena bisa berimbas ke wilayah lain.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

BANTEN
Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill