Connect With Us

Siswi SMK di Tangsel Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Yanto | Senin, 2 September 2024 | 18:20

Ilustrasi penyiraman air keras. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang siswi SMK di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban penyiraman air keras oleh pelajar dari sekolah lain.

Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 29 Agustus 2024. Korban berinisial JA, 15, menjadi korban penyiraman air keras saat hendak pulang sekolah.

Deden Kurnia, warga Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong yang melihat kejadian itu menceritakan, siswi tersebut merupakan korban salah sasaran pelajar lain yang diduga melakukan aksi tawuran.

"Waktu siswi itu naik angkot, tiba-tiba ada siswa dari sekolah lain menyiram air keras secara random ke dalam angkot. Akhirnya kena korban, sampai nangis histeris," katanya, Senin 2 September 2024.

Cairan air keras itu mengenai wajah dan mata korban sampai merintih kesakitan, hingga harus dilarikan ke klinik terdekat oleh pihak sekolah.

"Habis kesiram, anak itu langsung diantar sama gurunya ke klinik untuk dilakukan pengobatan," katanya.

Sementara itu, pihak sekolah saat dikonfirmasi oleh TangerangNews mengenai siswinya yang menjadi korban penyiraman air keras membenarkan peristiwa tersebut.

Leni, wali kelas korban mengatakan JA yang merupakan siswi kelas 12 itu berhasil diselamatkan setelah ia mendengar teriakannya.

"Alhamdulillah saat saya mendengar teriakan dan informasi warga, saya langsung membawa dia tersebut ke klinik. Tapi karena klinik tidak punya peralatannya, kami langsung bawa ke Eka Hospital BSD untuk dilakukan pengobatan," jelasnya.

Beruntung, berdasarkan keterangan rumah sakit, air keras tersebut bukan jenis yang sangat membahayakan. Meski demikian, korban masih belum bisa masuk sekolah karena dalam masa pemulihan.

"Syukurnya air keras tersebut air aki. Tapi akibat tindakan tersebut, korban hampir satu pekan belum bisa masuk sekolah, karena masih merasakan sakit seperti perih dan gatal-gatal," terang Leni.

Atas peristiwa yang menimpa siswinya itu, Leni langsung melaporkannya ke Polsek Serpong. Dalam waktu kurang lebih 24 jam, pelaku berhasil diamankan polisi. "Informasinya pelaku sudah ditangkap," katanya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KAB. TANGERANG
Aliansi Pemuda Pertanyakan Indikator Kabupaten Tangerang Layak Jadi Percontohan Kerukunan Beragama

Aliansi Pemuda Pertanyakan Indikator Kabupaten Tangerang Layak Jadi Percontohan Kerukunan Beragama

Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:45

Pernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.

BANTEN
Kemenham Banten Sebut Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tangerang Patut Dicontoh

Kemenham Banten Sebut Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tangerang Patut Dicontoh

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:52

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill