Connect With Us

Kasus Penyiraman Air Keras Siswi SMK di Tangsel Berakhir Damai

Yanto | Selasa, 3 September 2024 | 14:32

Ilustrasi penyiraman air keras. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penyiraman air keras kepada JA, 15, siswi SMK di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berakhir damai.

Leni, wali kelas korban mengatakan, pihak Kepolisian menyarankan kepada keluarga korban dan pelaku agar kasus tersebut bisa diselesaikan dengan baik atau kekeluargaan. Sebab, korban tidak mengalami luka cukup parah.

"Pihak Kepolisian menyarankan ke keluarga korban kalau bisa diselesaikan dengan baik, silahkan dibicarakan dengan baik. Kalau tidak bisa, silahkan membuat laporan polisi," ujarnya, Selasa 3 September 2023.

Lalu, saat dilakukan mediasi, kedua pihak menemukan titik terang dengan cara berdamai. Pihak pelaku pun bersedia mengeluarkan biaya untuk pengobatan korban hingga sembuh.

"Keluarga korban mau damai asal ada pengobatan. Keluarga pelaku bersedia dan memberikan uang tunai, untuk kesembuhan korban. Jadi sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan, saya sebagai wali kelas tidak bisa ikut campur masalah tersebut," jelas Leni.

Namun, Leni berharap atas peristiwa tersebut tidak terulang lagi kepada siswa siswinya, termasuk pelajar di sekolah lainnya. "Jangan ada lagi korban selanjutnya," tegasnya.

Seperti diketahui, JA, menjadi korban penyiraman air keras saat hendak pulang sekolah, pada Kamis, 29 Agustus 2024, lalu. Siswi tersebut merupakan korban salah sasaran pelajar yang melakukan aksi tawuran.

"Waktu siswi itu naik angkot, tiba-tiba ada siswa dari sekolah lain menyiram air keras secara random ke dalam angkot. Akhirnya kena korban, sampai nangis histeris," kata Dede, saksi mata, Senin 2 September 2024.

Cairan air keras itu mengenai wajah dan mata korban sampai merintih kesakitan, hingga harus dilarikan ke klinik terdekat oleh pihak sekolah.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

KOTA TANGERANG
4 Kali Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Usai Gasak Motor di Tangerang

4 Kali Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kembali Ditangkap Usai Gasak Motor di Tangerang

Selasa, 16 Juni 2026 | 11:50

Empat kali masuk bui ternyata tidak membuat WS, 42, kapok. Warga Johar Baru, Jakarta Pusat ini malah kembali mencuri dua sepeda motor di Kota Tangerang.

BISNIS
1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

1.464 Bisnis Baru Menjamur di Gading Serpong, Summarecon Serpong Ambil Peluang Lewat City Gate

Senin, 15 Juni 2026 | 19:15

Pertumbuhan investasi di Kabupaten Tangerang ikut mendorong perubahan wajah Gading Serpong dari kawasan hunian menjadi salah satu koridor komersial baru di barat Jakarta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill