Connect With Us

Diduga Depresi Cerai, Suami Bakar Diri di Depan Anak Istri di Pondok Aren Tangsel

Yanto | Jumat, 4 Oktober 2024 | 13:13

Ilustrasi bakar diri. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGEWS.com-Seorang pria nekat membakar diri di Jalan Pondok Kacang, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel. Korban berisinial S, 39, akhirnya meninggal dunia, karena luka bakar berat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 02 Oktober 2024, sekitar pukul 22.30 WIB. Korban diketahui warga Jalan Karyawan 3, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karangan Tengah, Kota Tangerang.

Saiful Rohman, adik korban menjelaskan, korban pada saat itu berpamitan mau membeli sesuatu ke warung Madura untuk beli sesuatu.

Saat keluarga menunggu di rumah, S tidak kunjung datang. Tiba-tiba mendapat kabar korban sudah berada di rumah sakit.

"Pamitnya sih mau ke warung Madura, dapat kabar Abang saya berada di rumah sakit umum Bhakti Asih Ciledug. Lalu keluarga menuju lokasi, bener Abang saya dalam kondisi terbakar sekujur tubuhnya." ujarnya, Jumat 4 Oktober 2024. 

Masih dikatakan Saiful Rohman, selama ini hubungan korban dan istrinya memang tidak harmonis. Keduanya sudah pisah ranjang. Sementara anaknya bersama sang ibu.

"Mereka sudah pisang ranjang tiga bulan yang lalu. Karena kangen anak, Abang saya nekat mendatangi ke tempat usahanya ingin menengok," katanya.

Saat pertemuan itu diduga terjadi percekcokan antara korban dengan istrinya di lokasi tersebut.

"Percekcokan itu mengakibatkan korban nekat menyiram bensin dan membakar diri," kata Saiful.

Menurut Saiful, kakaknya merupakan sosok pendiam dan tidak pernah neko-neko. Ia juga sayang terhadap anak istrinya.

"Orang diem, baik kalau disuruh orang nurut. Namun kalau ada masalah selalu dipendam sendiri, tidak bercerita. Apalagi masalah keluarga dan saat korban dirawat di RS selalu memanggil-manggil istrinya," ujarnya.

Namun, sangat disayangkan, di saat korban dalam perawatan di rumah sakit, justru mantan istrinya tidak menemani.

"Kecewa dan campur aduk, saat Abang saya di rumah sakit, istri yang baru pisah ranjang tidak ada di lokasi. Sampai pihak rumah sakit menghubungi kami, kalau Abang tidak ada yang merawat," imbuhnya.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill