Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian menjelaskan kronologis kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) tewas di Jembatan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kanit Laka lantas Polres Tangsel IPDA Marulloh menjelasksan kecelakaan yang terjadi pada Sabtu 19 Oktober 2024 itu menwastkan mahasiswi berinisial AL, 21.
Peristiwa berawal ketika AL yang mengendarai Honda Beat melaju dari arah Cisauk menuju Muncul. Setibanya di TKP, diduga korban ingin mendahului truk molen.
"Tiba-tiba dari arah berlawanan, datang truk bermuatan mesin dengan kecepatan yang cukup tinggi," ujar Marulloh, Minggu 20 Oktober 2024.
Guna menghindari tabrakan, truk yang dikendarai MR berusaha membanting setir ke kiri. Namun dikemudikan hilang kendali dan membentur trotoar di pinggir jalan jembatan.
"Akibatnya truk tersebut terguling hingga muatannya menimpa AL dan kendaraan truk molen," ujar Marulloh.
Akibat dari kejadian tersebut, AL meninggal dunia di TKP karena luka berat. Kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tangsel.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memulai penyusunan dokumen kriteria kesiapan (readiness criteria), sebagai bagian dari dukungan terhadap rencana pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews