Connect With Us

DPRD Tangsel Desak Dindik Tindak Tegas Sekolah Negeri Minta THR ke Wali Murid

Yanto | Selasa, 11 Maret 2025 | 18:18

Anggota DPRD Tangsel Alex Prabu (Kanan) menemui wali murid yang mengeluhkan adanya kasus dugaan pungli Tunjangan Hari Raya (THR) yang dilakukan oknum guru SDN Ciater, Senin 10 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Tangsel Alex Prabu gerak cepat setelah adanya kasus dugaan pungutan liar pungli berkedok sumbangan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dilakukan oknum guru SDN Ciater terhadap wali muridnya.

Alex Prabu mengaku mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Tangsel serta pejabat terkait untuk menangani permasalahan tersebut.

Ia juga mendesak pihak sekolah ditindak tegas jika terbukti melakukan pungli disertai intimidasi kepada para wali murid.

"Jika memang terbukti ada pungutan liar yang disetujui atau diketahui oleh pihak sekolah, maka akan ada tindakan tegas," ungkapnya, Selasa 11 Maret 2025.

Sedangkan terkait adanya intimidasi pihak sekolah yang mengancam mengeluarkan siswa jika tidak membayar pungutan tersebut, Alex juga memastikan hal itu tidak akan terjadi. 

"Saya sudah menelepon Kepala Dinas dan menjamin tidak akan ada pengeluaran siswa dari sekolah terkait kasus ini," tegasnya.

Alex sendiri telah menemui wali murid yang melaporkan dugaan pungli tersebut. Menurutnya, wali murid merasa keberatan lantaran kondisi sulit yang tengah mereka alami.

Salah dari anak dari wali murid tengah berjuang melawan kanker. Sementara suaminya hanya bekerja sebagai tukang ojek untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

"Saya melihat langsung keadaan ibu ini. Sangat menyedihkan. Suaminya tukang ojek, sementara anaknya mengalami kanker yang cukup serius. Namun, yang lebih mengkhawatirkan, ibu ini merasa terintimidasi terkait kasus permintaan THR oleh guru di sekolah anaknya," ujar Alex.

Menurutnya, wali murid tersebut merasa ketakutan, depresi, terutama setelah kasus ini mulai menjadi perhatian publik. Bahkan, ia mendengar kabar bahwa ada kekhawatiran anaknya akan dikeluarkan dari sekolah akibat permasalahan ini.

Untuk itu, Alex pun meminta Dinas Komunikasi dan informatika Kota Tangsel untuk memastikan informasi ini disampaikan dengan jelas kepada masyarakat, serta menegaskan praktik pungli dalam bentuk apa pun harus dihentikan.

"Jangan sampai ada intimidasi terhadap wali murid atau siswa. Jika ada pungutan yang tidak sesuai aturan, harus dibereskan," pungkasnya.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

BANDARA
Peringkat 6 Dunia Kuliner Terbanyak, Bandara Soekarno-Hatta Punya 133 Restoran dan Kafe

Peringkat 6 Dunia Kuliner Terbanyak, Bandara Soekarno-Hatta Punya 133 Restoran dan Kafe

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:21

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang menempati peringkat ke-6 dunia dalam daftar bandara dengan pilihan restoran dan kafe terbanyak bagi penumpang transit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill