Connect With Us

Awas Terima Email dengan Kode QR, Modus Baru Kejahatan Siber

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 9 Januari 2024 | 17:11

Ilustrasi Hacker. (@tangerangnews 2017 / Denny Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini jagat internet kembali digegerkan dengan kemunculan kejahatan siber baru yang menggunakan email bermuatan kode QR. Modusnya, pengirim akan meminta korban untuk memindai kode QR tersebut.

Dalam melancarkan aksinya, pengirim mengatasnamakan berasal dari perusahaan besar, seperti Microsoft atau layanan cloud Office 365 sembari mengancam korban akan kehilangan akses apabila tidak memindai kode QR yang terlampir.

Isi pesan email tersebut biasanya berisikan pemberitahuan kata sandi akun kadaluwarsa dalam waktu dekat. Selain itu, pengirim juga melakukan modus mengirimkan pesan penting yang harus dibuka menggunakan validasi dengan cara memindai kode QR sebagaimana dimaksud.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan, tautan dalam kode QR tersebut merupakan situs phising yang dibuat sedemikian rupa agar mirip seperti halaman login Microsoft. Data-data pribadi di perangkat korban akan dicuri melalui situs tersebut.

"Tidak ada sistem autentikasi yang sah yang menyarankan pemindaian kode QR sebagai satu-satunya pilihan. Oleh karena itu, jika Anda menerima email yang meminta untuk mengonfirmasi sesuatu, masuk ke akun, atau mengatur ulang kata sandi, dan hanya berisi kode QR, mungkin itu penipuan," kata pakar keamanan siber di Kaspersky, Roman Dedenok dilansir dari BeritaSatu.com, Selasa, 9 Januari 2024.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar segera menghapus email dengan ciri-ciri yang telah dijelaskan agar tidak menjadi korban kejahatan siber.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

PA Tigaraksa Catat 116 Kasus Perceraian ASN, Ini Pemicu Paling Banyak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:42

Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 116 kasus perceraian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di sepanjang 2026.

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill