Connect With Us

Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Kejujuran Elon Musk Soal Boosting?

Tim TangerangNews.com | Senin, 4 Agustus 2025 | 15:36

CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dalam dunia yang penuh dengan pencitraan, pengakuan Elon Musk soal menggunakan boosting terasa seperti angin segar.

Banyak gamer, bahkan yang kasual, diam-diam memakai jasa boosting tapi enggan mengakuinya. Elon justru terang-terangan, tanpa malu, dan itu membentuk preseden penting: kejujuran adalah bagian dari gaya bermain modern.

Iqbal Sandira dari ZeusxCom Marketplace menyambut positif keberanian Musk tersebut.

“Apa yang dilakukan Elon Musk itu mengedukasi publik. Dia memberi tahu dunia bahwa boosting itu ada, dan tidak harus disembunyikan,” ujarnya.

Mengapa Banyak Orang Sembunyikan Boosting?

Stigma. Itu jawabannya. Banyak gamer menganggap boosting sebagai bentuk kegagalan.

Padahal, seperti disebut Musk, boosting adalah respons terhadap realitas dunia kompetitif, terutama jika waktu dan tenaga terbatas.

Di sinilah Zeusx Marketplace hadir memberi ruang bagi para gamer untuk menggunakan boosting secara legal dan jujur. Tidak ada tipu-tipu. Tidak ada manipulasi.

“Kami percaya, jika dilakukan secara terbuka, boosting bisa jadi solusi, bukan masalah,” kata Iqbal.

Elon Musk Memberi Contoh

Dalam percakapan dengan YouTuber NikoWrex, Musk menyatakan bahwa ia tidak pernah mengklaim semua progress sebagai hasil kerja sendiri. Ia tahu batas waktunya, dan lebih memilih untuk efisien.

Pernyataannya, “Top accounts in Diablo or PoE require multiple people playing the account to win a leveling race,” adalah bentuk edukasi terselubung.

Menurut Iqbal, Musk telah menjadi contoh bahwa jujur jauh lebih bernilai daripada sok jago.

“Banyak gamer mengklaim ranking tinggi padahal dibantu orang lain. Elon Musk justru terbuka. Itu lebih mulia.”

Zeusx dan Budaya Jujur dalam Game

Zeusx berupaya mendorong budaya transparan. Dalam setiap order boosting, pengguna bisa tahu siapa yang mengerjakan, berapa progress-nya, dan bagaimana hasil akhirnya.

“Kami ingin menghapus rasa malu menggunakan boosting. Kami ingin normalisasi,” ujar Iqbal.

Penutup

Dari Elon Musk, kita belajar bahwa kejujuran dan efisiensi bisa berjalan bersama. Dan Zeusx Marketplace siap mendukung gamer mana pun yang ingin bermain dengan cara terbuka, sah, dan bebas dari stigma.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

NASIONAL
Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18

Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill