Connect With Us

Tangsel Pertama Ikuti Pospeda, Airin Janjikan Beri Bonus

| Kamis, 25 April 2013 | 22:35

| Dibaca : 689

TANGERANG-Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Daerah (Popeda) Banten sudah empat kali digelar. Namun, Kota Tangsel baru kali ini berpartisipasi dalam ajang itu. Kamis (25/4) Walikota Tangsel melepas rombongan kafilah Pospeda Kota Tangsel.
 
Dalam pelepasan itu, Airin menjanjikan hadiah bagi peserta. Apabila, para peserta mampu memberikan prestasi membanggakan. "Kalau prestasinya bagus, nanti saya kasih bonus," kata Airin, disambut tepuk tangan puluhan atlet santri Kota Tangsel di halaman walikota, Kamis (25/4).
 
Janji memberikan bonus itu tampaknya spontan. Sebab, ucapan itu pun disampaikan Airin bukan dalam pidatonya. Melainkan setelah dibacakan doa penutup oleh salah satu pemimpin pesantren yang hadir. Sesaat sebelum sesi berfoto dengan atlet Airin kembali meraih mikropon. Namun, besaran hadiah itu tidak diberitahukan Airin.
 
Sebelum itu, dalam sambutannya Airin berpesan agar para atlet bertanding dengan sungguh-sungguh. Para santri yang menjadi utusan Kota Tangsel harus bisa membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan dalam olarhaga. "Namun, sebagai santri juga jangan lupa untuk senantiasa meningkatkan semangat belajar. Karena dengan belajar itu keseimbangan antara kesehatan jasmani dan kecerdasan akan seimbang," tuturnya.
 
Airin juga meminta agar para offisial tak terlalu memaksakan atlet. Dalam hal ini, menaruh target boleh saja. Cuma, tidak memaksakan sehingga atlet menjadi stres dan hilang konsentrasinya. "Walau Tangsel baru pertama kali mengikuti ajang ini, saya berharap Tangsel bisa memberikan prestasi yang terbaik," ujarnya.
 
Meski Walikota Tangsel tak menyebutkan bonus yang akan diberikan kepada atlet, Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel Agus Salim mengaku bangga dengan respon Walikota Tangsel. Airin, menurut Agus sangat peduli dengan pembangunan Kota Tangsel. "Beliau tak pernah membeda-bedakan. Bahkan, untuk atlet santri saja, siap memberikan bonus. Ini ciri pemimpin yang baik," ujarnya.
 
Sementara itu Ketua Kafilah Pospeda Kota Tangsel Abdul Rozak mengatakan, dalam ajang itu akan dipertandingkan 11 cabang. Jumlah perlombaan terdiri dari 8 cabang olahraga dan 3 cabang seni. Diantarany, cabag bulutangkis, tennis meja, volly dan cabang olahraga lain. "Untuk seni misalnya ada lomba pidato tiga bahasa. Lomba pidato, dan lomba kosidah modern," jelas Rozak.
 
Kegiatan itu, akan dilaksanakan di Kota Serang mulai 26-28 April 2013. Dalam ajang itu, Kota Tangsel mengirimkan 120 orang yang terdiri dari atlet, offisial dan pelatih. Adapun santri itu, berasal dari 11 pesantren yang mmemiliki atlet berbakat. "Semuanya pesantren di Kota Tangsel ada 55. Hasil seleksi, ada 11 pesantren yang santrinya mewakili Tangsel di ajang Pospeda ini," katanya.(DRA)

BISNIS
Hadir Pertama di BSD, Safar Arroyyan Travel Kini Merambah Bekasi

Hadir Pertama di BSD, Safar Arroyyan Travel Kini Merambah Bekasi

Minggu, 15 April 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Safar Arroyyan Tour and Travel yang pertama kali bediri di BSD, Tangsel, kini mengembangkan kantornya di Kota Bekasi. Kantor Biro umrah dan haji yang sudah resmi terdaftar di Kementerian Agama itu,

BANTEN
Banten Didorong Menjadi Smart City

Banten Didorong Menjadi Smart City

Rabu, 4 April 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Provinsi Banten dipandang sudah selayaknya menerapkan

HIBURAN
Group Band Asal SMAN 4 Tangsel Lolos ke Pucuk Cool Jam Festival 2018

Group Band Asal SMAN 4 Tangsel Lolos ke Pucuk Cool Jam Festival 2018

Rabu, 18 April 2018 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Setelah melewati proses seleksi ketat, Sinthetic, group band dan Samerci, nama kelompok ekstrakulikuler tari saman di

PROPERTI
Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Astra Tol Tamer Siap Sambut Libur Panjang Imlek 2018

Senin, 19 Februari 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Menghadapi libur Imlek 2018, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak (ASTRA Tol Tamer) siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan. Baik peningkatan pelayanan transaksi, maupun kondisi jalan hingga pelayanan keamanan.

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim