Connect With Us

Tangsel Pertama Ikuti Pospeda, Airin Janjikan Beri Bonus

| Kamis, 25 April 2013 | 22:35

| Dibaca : 646

TANGERANG-Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Daerah (Popeda) Banten sudah empat kali digelar. Namun, Kota Tangsel baru kali ini berpartisipasi dalam ajang itu. Kamis (25/4) Walikota Tangsel melepas rombongan kafilah Pospeda Kota Tangsel.
 
Dalam pelepasan itu, Airin menjanjikan hadiah bagi peserta. Apabila, para peserta mampu memberikan prestasi membanggakan. "Kalau prestasinya bagus, nanti saya kasih bonus," kata Airin, disambut tepuk tangan puluhan atlet santri Kota Tangsel di halaman walikota, Kamis (25/4).
 
Janji memberikan bonus itu tampaknya spontan. Sebab, ucapan itu pun disampaikan Airin bukan dalam pidatonya. Melainkan setelah dibacakan doa penutup oleh salah satu pemimpin pesantren yang hadir. Sesaat sebelum sesi berfoto dengan atlet Airin kembali meraih mikropon. Namun, besaran hadiah itu tidak diberitahukan Airin.
 
Sebelum itu, dalam sambutannya Airin berpesan agar para atlet bertanding dengan sungguh-sungguh. Para santri yang menjadi utusan Kota Tangsel harus bisa membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan dalam olarhaga. "Namun, sebagai santri juga jangan lupa untuk senantiasa meningkatkan semangat belajar. Karena dengan belajar itu keseimbangan antara kesehatan jasmani dan kecerdasan akan seimbang," tuturnya.
 
Airin juga meminta agar para offisial tak terlalu memaksakan atlet. Dalam hal ini, menaruh target boleh saja. Cuma, tidak memaksakan sehingga atlet menjadi stres dan hilang konsentrasinya. "Walau Tangsel baru pertama kali mengikuti ajang ini, saya berharap Tangsel bisa memberikan prestasi yang terbaik," ujarnya.
 
Meski Walikota Tangsel tak menyebutkan bonus yang akan diberikan kepada atlet, Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel Agus Salim mengaku bangga dengan respon Walikota Tangsel. Airin, menurut Agus sangat peduli dengan pembangunan Kota Tangsel. "Beliau tak pernah membeda-bedakan. Bahkan, untuk atlet santri saja, siap memberikan bonus. Ini ciri pemimpin yang baik," ujarnya.
 
Sementara itu Ketua Kafilah Pospeda Kota Tangsel Abdul Rozak mengatakan, dalam ajang itu akan dipertandingkan 11 cabang. Jumlah perlombaan terdiri dari 8 cabang olahraga dan 3 cabang seni. Diantarany, cabag bulutangkis, tennis meja, volly dan cabang olahraga lain. "Untuk seni misalnya ada lomba pidato tiga bahasa. Lomba pidato, dan lomba kosidah modern," jelas Rozak.
 
Kegiatan itu, akan dilaksanakan di Kota Serang mulai 26-28 April 2013. Dalam ajang itu, Kota Tangsel mengirimkan 120 orang yang terdiri dari atlet, offisial dan pelatih. Adapun santri itu, berasal dari 11 pesantren yang mmemiliki atlet berbakat. "Semuanya pesantren di Kota Tangsel ada 55. Hasil seleksi, ada 11 pesantren yang santrinya mewakili Tangsel di ajang Pospeda ini," katanya.(DRA)

HIBURAN
Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Kamis, 16 Maret 2017 | 20:00

"Dengan film ini saya kira keberagaman pandangan keagamaan bukan lagi sebuah alat pemecah, tapi sebuah alat motivasi membangun kebersamaan," katanya, Kamis (16/3/2017).

KAB. TANGERANG
2 Pemuda Ini Diciduk Polisi saat main Billiard di Cikupa

2 Pemuda Ini Diciduk Polisi saat main Billiard di Cikupa

Rabu, 26 April 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Anja Setiawan (20) dan Rodiyah Syah (21) diciduk Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Kedua pemuda tersebut diamankan saat sedang bermain Billiard Crystal di Blok L1/23R Ruko Citra Raya, Keca

WISATA
Jaletreng Riverside, Tempat Nongkrong dan Santai di Tangsel

Jaletreng Riverside, Tempat Nongkrong dan Santai di Tangsel

Sabtu, 8 April 2017 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-Warga Tangsel dan sekitarnya yang membutuhkan ruang terbuka hijau untuk bersantai bersama keluarga, teman atau pasangan, kini tidak perlu mencari tempat yang jauh dari Kota Tangsel. Cukup datang ke Taman Kota 2 BSD, yang berlokasi di j

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor