Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Bakal calon Gubernur Banten Arief R Wismansyah menyebut akan menjalankan program sekolah gratis untuk tingkat SMA/SMK se-Provinsi Banten.
Mantan Wali Kota Tangerang periode 2018-2023 ini mengklaim program pendidikan gratis tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, program sekolah gratis SD hingga SMP negeri maupun swasta terbilang sukses dijalankan di Kota Tangerang selama dirinya menjabat wali Kota Tangerang.
Bahkan, program ini baru diterapkan di dua kota, yakni Kota Tangerang dan Semarang. Sedangkan, Pemprov Jakarta justru baru mewacanakan program serupa.
Untuk itu, Arief menyatakan, dirinya akan membawa program ini ke tingkat Provinsi Banten dengan menggratiskan SMA maupun SMK swasta sesuai dengan kewenangan Pemprov Banten jika masyarakat Banten menghendakinya untuk memimpin provinsi paling barat di Pulau Jawa ini.
"Pasti bisa, kita sudah hitung dari APBD Provinsi Banten yang hampir Rp 12 triliun,"ungkapnya, Senin, 10 Juni 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten 2023/2024, jumlah SMA swasta sebanyak 24 sekolah dan SMK sebanyak 46 sekolah di Kabupaten Lebak, sementara Pandeglang ada 24 SMA swasta serta 82 SMK swasta.
Lalu, Kabupaten Serang memiliki 54 SMA swasta dan 79 SMK swasta, kemudian Kabupaten Tangerang 144 SMA swasta dan 186 SMK swasta.
Di Kota Cilegon terdapat sebanyak 16 SMA swasta dan 22 SMK swasta. Sedangkan untuk Kota Tangerang terdiri atas 71 SMA swasta dan 111 SMK swasta.
Adapun di Kota Serang terdiri atas 23 SMA swasta dan SMK swasta sebanyak 36. Selain itu, Kota Tangsel kurang lebih sebanyak 88 SMA swasta dan SMK swasta kurang lebih 71 sekolah.
TODAY TAGTragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews