Connect With Us

PLN UID Banten Dorong Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus Lewat Rinara Batik 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 2 Februari 2025 | 17:54

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program TJSL PLN Peduli telah bekerja sama dengan UMKM Rinara Batik menggelar pelatihan membatik untuk anak berkebutuhan khusus di SKh 01 Cilegon dan SKh Sri Darma. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat inklusivitas, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program TJSL PLN Peduli telah bekerja sama dengan UMKM Rinara Batik untuk mendukung pemberdayaan anak berkebutuhan khusus. 

Kerja sama ini dilakukan bersama dua Sekolah Khusus, yakni SKh 01 Cilegon dan SKh Sri Darma, yang sejak tahun 2023 telah menerima pelatihan membatik dan menjahit bagi puluhan siswa disabilitas.  

Program ini tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan praktis, tetapi juga membuka peluang bagi anak-anak untuk mandiri dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. 

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, dukungan terhadap UMKM yang mempekerjakan penyandang disabilitas adalah bagian dari komitmen PLN untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendorong kemandirian ekonomi bagi kelompok rentan. 

Ia menambahkan, PLN akan terus menggandeng berbagai pihak untuk memastikan inisiatif ini berkelanjutan, sehingga semakin banyak anak berkebutuhan khusus dapat merasakan manfaat dari program ini.

"Adanya program pelatihan ini, kami berharap anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat," ujarnya.

Pemilik Rinara Batik, Rina Rahmayanti, menambahkan, sebanyak 35 siswa tuna rungu di SKh 01 Cilegon telah mendapatkan pelatihan teknik membatik cap, batik shibori, dan menjahit, sedangkan di SKh Sri Darma, 27 siswa dengan spektrum autisme dilatih untuk menguasai keterampilan menjahit dan membatik cap. 

Produk-produk yang dihasilkan, seperti tote bag, sarung bantal, dan taplak meja, telah dipasarkan melalui bazar sekolah dan galeri Rinara Batik, memberikan dampak positif yang signifikan pada perkembangan keterampilan dan kepercayaan diri para siswa.

Salah satu contoh nyata manfaat program ini adalah keberhasilan salah satu siswa, Imam, yang berhasil meraih juara dalam lomba membatik tingkat provinsi dan kini memperoleh pendapatan bulanan sebesar Rp300 ribu dari hasil karyanya. 

"Kami yakin program ini dapat berkembang lebih jauh, menciptakan lebih banyak peluang bagi mereka. Kami ingin lebih banyak anak-anak berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan yang sama, sehingga mereka dapat hidup mandiri dan berdaya secara ekonomi," katanya.

TEKNO
Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33

Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.

KAB. TANGERANG
Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:04

Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

BANTEN
Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Dulu Rusak dan Kebanjiran, Akses Jalan Industri di Jatiuwung Kini Mulus Dibeton Pemprov Banten

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:21

Warga Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang kini dapat bernapas lega. Jalan Kopi yang selama bertahun-tahun rusak, kini telah berubah menjadi jalan beton yang kokoh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill