Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Upaya percobaan perampokan nyaris terjadi kepada salah seorang pengusaha hiburan malam Matador berinisial H di Kawasan BSD , Serpong , Tangsel pada Selasa (5/9/2017) lalu.
Kapolsek Serpong Kompol, Deddy Kurniawan kepada TangerangNews.com Sabtu (9/9/2017) mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus memburu pelaku dan sudah mengantongi identitas para pelakunya tersebut.
"Insyaallah dalam waktu dekat ini kita ungkap, sudah teridentifikasi tinggal tunggu waktunya aja,"ungkapnya. BACA JUGA : Belok ke Pinang, Driver Ojek Online Rampok Penumpang
Selain itu, Kapolsek Serpong yang baru menjabat ini mengungkapkan, bahwa para pelaku upaya perampokan tersebut berasal dari salah satu kelompok yang sudah diketahuinya
"Dari kelompok tertentu. Sementara saya belum bisa ngomong karena belum ketangkap orangnya. Nanti saja," ungkap Deddy.
Sebelumnya, pada Selasa (5/9/2017) pemilik Matador berinisial H tersebut baru saja pulang dari Kantor Wisma BCA, BSD.
Dirinya yang sedari awal udah merasa curiga lalu akhirnya meminta bantuan Polisi untuk mengawalnya. Polisi bersenjata lengkap sempat kejar-kejaran dengan 4 orang pelaku yang menggunakan mobil Avanza hitam. Mobil para pelaku terus melaju ditengah padatnya arus lalulintas di Jalan Raya Serpong.
Mulanya, pihak kepolisian sempat tertinggal. Namun bisa menemukan mobil yang ditumpangi kawanan pelaku yang ditinggal di Jalan Flores II Nusa Loka 14.4 BSD, Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong. BACA JUGA : Perampok Sekolah Muhammadiyah Tangsel Gondol Uang SHU Lebaran
Namun para pelaku akhirnya berhasil kabur menaiki pembatas antara perumahan dengan Kali Angke.
"Waktu itu udah kita hantem pake senapan,tapi pelurunya gak keluar semua,"heran Deddy.(DBI)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan kembali memperbaiki jalan desa di wilayahnya melalui program Banten Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews