Connect With Us

Jelang Akhir Tahun, 38% APBD Tangerang Belum Terserap

Mohamad Romli | Selasa, 24 Oktober 2017 | 21:00

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar, Senin (10/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)



TANGERANGNEWS.com-Hingga akhir 2017, penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang belum maksimal.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar tidak menampik hal tersebut, dikatakan ornag nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut, menjelang akhir tahun 2017, sekitar 38 persen atau sekitar Rp1,9 triliun dari Rp5 triliun APBD Kabupaten Tangerang belum terserap.

"APBD belum terserap, karena banyak pekerjaan pekerjaan besar yang sedang dalam tahap finishing,"ujarnya, Selasa (24/10/2017).

Zaki menyampaikan hal tersebut usai Presiden Joko Widodo menyebutkan jika Kabupaten Tangerang adalah juara satu daerah dengan penyerapan anggaran yang terlambat. Pernyataan Jokowi tersebut disampaikan saat Rapat Kerja Presiden dengan para Bupati dan Wali Kota seluruh Indonesia yang berlangsung hari ini di Istana Negara, Jakarta.

Menurut Zaki, dana tersebut bukan sengaja mengendap dan diendapkan di bank. Tapi, kata dia, ini lebih pada kehati-hatian dalam penggunaan anggaran. "Itu prinsip kami karena, proses kehati-hatian lebih baik dari pada berurusan dengan hukum," tambah Zaki.

Disebutkan Zaki, anggaran yang belum terserap itu meliputi sejumlah proyek yang sedang berlangsung di Kabupaten Tangerang seperti RSUD Pantura di Pakuhaji, stadion mini Kecamatan, kantor keagamaan Kecamatan, pembangunan jalan di Dinas Binamarga dan pembangunan gedung-gedung di Dinas Cipta Karya.

"Semua itu sedang dalam proses penagihan, dan penyelesaian fisiknya” jelasnya.

Pekerjaan lainnya, yang menyediakan anggaran besar, ialah pembebasan lahan untuk jaringan jalan, seperti pembebasan jalan Cibadak-Tigaraksa, pembebasan lahan untuk pelebaran jalan Cikupa-Pasar Kemis, pembebasan lahan sebagian untuk  sport center serta anggaran untuk KPUD Kabupaten Tangerang guna pelaksanaan Pilkada 2018.   

Zaki menargetkan hingga akhir Desember 2017, anggaran akan lebih banyak terserap. Hal ini, kata dia, terlihat dari progres pekerjaan fisik dan nonfisik yang segera rampung dan telah dianggarkan sesuai dengan  APBD dan APBDP 2017.

"Kami segera membuat laporan ke Presiden, Menteri Dalam Negeri dan  Menteri Keuangan  terhadap proses dan progres APBD Kabupaten Tangerang di triwulan terakhir ini," tukasnya.(DBI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KAB. TANGERANG
83 Persen Wilayah Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih

83 Persen Wilayah Kabupaten Tangerang Krisis Air Bersih

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:49

Sebanyak 83 persen wilayah di Kabupaten Tangerang mengalami krisis air bersih. Data tersebut tertulis dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang Tahun 2025-2029.

BANTEN
Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Hari Pertama SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Lingkungan Terkendala Titik Koordinat

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:17

Sejumlah kendala muncul pada hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill