Connect With Us

Media Sosial Picu Perceraian di Tangerang Tembus 6.255 Kasus

Mohamad Romli | Senin, 8 Januari 2018 | 16:00

Humas Pengadilan Agama Tigaraksa, Jaenudin. (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama Tigaraksa selama periode tahun 2017 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2017, institusi tersebut menerima 6.255 permohonan dan gugatan cerai dari pasangan suami-istri.

"Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2016 yang hanya berkisar 5.600 permohonan dan gugatan cerai," ujar Jaenudin, humas pengadilan agama Tigaraksa kepada TangerangNews.com diruang kerjanya, Senin (8/1/2018).

Ditanya soal penyebab permohonan dan gugatan cerai tersebut, Jaenudin menyampaikan terjadi fenomena baru yang menyebabkan rusaknya bangunan rumah tangga, yakni perselingkuhan yang berawal dari media sosial.

"Itu memang tidak bisa dipungkiri, awalnya bertemu di media sosial, kemudian berlanjut ke perselingkuhan dan akhirnya diketahui pasangannya," jelasnya.

Namun menurutnya, medsos tidak bisa dijadikan kambing hitam atas meningkatnya angka pengajuan permohonan cerai tersebut, karena sebagai media sosial, semestinya digunakan dengan bijak.

"Semua kembali kepada pribadi masing-masing," imbuhnya.

BACA JUGA :

Selain perselingkuhan, faktor klasik yang sering meruntuhkan rumah tangga yakni masalah ekonomi masih mendominasi perceraian. Kesulitan ekonomi yang melanda sebuah keluarga akhirnya berujung pada keputusan salah satu pihak, baik istri maupun suami untuk memutuskan ikatan sakral itu.

"Sekitar 85 persen kasusnya sudah putus di 2017, sisanya masih diproses di tahun ini," tukasnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Kresek Diduga Dibuang di Pinggir Jalan Sepatan Tangerang

Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Kresek Diduga Dibuang di Pinggir Jalan Sepatan Tangerang

Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:58

Sesosok jasad bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir Jalan Gempol Sari, Desa Gempol, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Kamis 22 Oktober 2026. Temuan ini langsung menggegerkan warga setempat.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

BANTEN
Race Pack Jawara Run 2026 Diambil 24 Oktober, Ini Syarat dan Lokasinya

Race Pack Jawara Run 2026 Diambil 24 Oktober, Ini Syarat dan Lokasinya

Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:27

Peserta PLN Mobile Jawara Run 2026 dapat mengambil perlengkapan lomba atau race pack pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Alun-alun Pancaniti, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill