Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara sepeda motor bernama Subur Eka Wijaya, 21, tewas mengenaskan setelah dirinya terjatuh usai gagal menyalip sebuah truk tronton Hino bernomor polisi BD-8145-GK di Jalan Raya Curug KM 2, Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (5/3/2018) siang.
Dari informasi yang diperoleh TangerangNews.com, kecelakaan tragis tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Subur saat itu tengah mengendarai sepeda motor Honda Verza F-6433-JE melintas dari arah Polsek Curug menuju Bitung, Tangerang.
Setibanya di depan kantor Kepala Desa, Jalan Raya Curug KM2, dirinya berupaya mendahului sebuah truk tronton. Namun tanpa disadarinya dari arah berlawanan muncul pengendara motor lainnya yang mengendarai Yamaha Jupiter bernopol F-3363-LA yang dikendarai Andes Faturahman.

"Sepeda motor korban hendak menyalip truk, diduga tidak konsentrasi dan tak melihat sepeda motor lain yang datang dari arah berlawanan, sehingga saling bersenggolan. Kemudian korban atas nama Subur Eka Wijaya terjatuh kekiri, lalu terlindas oleh tronton," kata Kasatlantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
Subur yang beralamat tinggal di Kampung Rajeg, RT01 RW02, Babakan, Tenjo, Kabupaten Bogor, itu langsung tewas saat itu juga. Sedangkan seorang pemotor Yamaha Jupiter, Andes, terjungkal ke kiri jalan dan menderita luka-luka ringan.
"Pengendara Honda Verza meninggal di tempat, sedang pengendara Yamaha Jupiter hanya luka ringan. Jenazah korban meninggal dibawa ke RSUD Tangerang," ujar Kasat Lantas.
Petugas yang datang ke lokasi pun langsung mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan. Selanjutnya meminta keterangan saksi-saksi dan menggelar olah TKP mengenai kejadian itu.(RAZ/RGI)
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews