Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara sepeda motor bernama Subur Eka Wijaya, 21, tewas mengenaskan setelah dirinya terjatuh usai gagal menyalip sebuah truk tronton Hino bernomor polisi BD-8145-GK di Jalan Raya Curug KM 2, Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (5/3/2018) siang.
Dari informasi yang diperoleh TangerangNews.com, kecelakaan tragis tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Subur saat itu tengah mengendarai sepeda motor Honda Verza F-6433-JE melintas dari arah Polsek Curug menuju Bitung, Tangerang.
Setibanya di depan kantor Kepala Desa, Jalan Raya Curug KM2, dirinya berupaya mendahului sebuah truk tronton. Namun tanpa disadarinya dari arah berlawanan muncul pengendara motor lainnya yang mengendarai Yamaha Jupiter bernopol F-3363-LA yang dikendarai Andes Faturahman.

"Sepeda motor korban hendak menyalip truk, diduga tidak konsentrasi dan tak melihat sepeda motor lain yang datang dari arah berlawanan, sehingga saling bersenggolan. Kemudian korban atas nama Subur Eka Wijaya terjatuh kekiri, lalu terlindas oleh tronton," kata Kasatlantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin.
Subur yang beralamat tinggal di Kampung Rajeg, RT01 RW02, Babakan, Tenjo, Kabupaten Bogor, itu langsung tewas saat itu juga. Sedangkan seorang pemotor Yamaha Jupiter, Andes, terjungkal ke kiri jalan dan menderita luka-luka ringan.
"Pengendara Honda Verza meninggal di tempat, sedang pengendara Yamaha Jupiter hanya luka ringan. Jenazah korban meninggal dibawa ke RSUD Tangerang," ujar Kasat Lantas.
Petugas yang datang ke lokasi pun langsung mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan. Selanjutnya meminta keterangan saksi-saksi dan menggelar olah TKP mengenai kejadian itu.(RAZ/RGI)
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews