Connect With Us

Ini Alasan Pemkab Tangerang Tidak Segera Perbaiki Jalan Raya Perancis

Faisal Fazri | Kamis, 8 Juli 2021 | 14:39

Suasana lalu lintas di Jalan Raya Perancis, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air sudah menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk perbaikan Jalan Raya Perancis, Dadap, Kecamatan Kosambi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budi Mulyanto mengatakan, pihaknya sudah dapat persetujuan dari Gubernur Banten untuk menggunakan bantuan dari provinsi yang akan di alokasikan untuk perbaikan Jalan Raya Perancis. 

Namun, karena tingginya angka COVID-19 di Kabupaten Tangerang. Sehingga rencana perbaikan tersebut tertunda.

“Kemarin sudah turun SK Gubernur,  salah satunya akan di alokasikan untuk perbaikan kerusakan Jalan Raya Perancis. Namun, kita belum bisa langsung proses, lagi - lagi karena angka COVID-19 naik," ungkapnya, Kamis 8 Juli 2021.

Slamet menambahkan, anggaran tersebut sudah diaggarkan sebesar Rp5 miliar untuk perbaikan. Sampai saat ini, dirinya mengaku tak mengetahui kapan akan dibahas untuk perbaikan jalan tersebut. 

"Kami pun masih minta kepastian terkait ini, mengingat banyak proses yang akan kita harus lakukan, seperti tender atau yang lainnya," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill