Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria bernama Roji, 43, ditemukan tewas mengambang di Kali Kukun, RT1/1, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Kamis 12 Mei 2022, pagi.
Sebelumnya, korban yang merupakan warga Kampung Kongsibaru, RT17/1, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg ini sempat pamit kepada keluarganya untuk membeli pulsa pada, Rabu 11 Mei 2022, malam. Namun ia tidak kembali ke rumah.
Berdasarkan informasi, korban ditemukan oleh warga setempat sekira pukul 08.30 WIB, dengan posisi telungkup di permukaan kali. Kemudian temuan itu dilaporkan ke Polsek Rajeg.
Identitas korban dikenali oleh keluarganya yang datang melihat kondisi jenazah tersebut.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban semalam pamit dari rumah hendak membeli pulsa dengan berjalan kaki dan mengenakan jaket warna oranye. Namun, sampai dengan pagi hari korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Selain itu, korban memiliki riwayat penyakit kelenjar getah bening dan sering mengalami pingsan secara tiba-tiba.
Petugas Kepolisian yang melakukan pemeriksaan secara fisik tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat tersebut. Sehingga diduga korban tewas akibat pingsan secara tiba-tiba, lalu tercebur ke kali.
Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.
TODAY TAGPeristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.
Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews