Connect With Us

Polisi Turun Tangan Selidiki Pabrik Diduga Cemari Sungai Cimanceuri Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 31 Oktober 2023 | 01:52

Kondisi Sungai Cimanceuri Kabupaten Tangerang yang berwarna hitam pekat, Rabu 13 September 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reskrim Polresta Tangerang akan terjun langsung ke Sungai Cimanceuri untuk menyelidiki dugaan pencemaran limbah industri di Kawasan Industri Melenium Kabupaten Tangerang.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief N Yusuf mengatakan, pihaknya telah mendapatkan informasi terkait industri yang diduga melakukan pencemaran ke Sungai Cimanceuri.

Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang untuk meninjau hal itu.

"Kami juga akan ke lokasi untuk memastikan apakah ada dugaan pencemaran lingkungan," kata Arief, Senin, 30 Oktober 2023.

Sementara itu, Kasie Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bidang PPKL pada DLHK Kabupaten Tangerang Sandi Nugraha mengatakan, pihaknya sudah menghubungi pihak kawasan untuk membenahi permasalahan yang terjadi. 

"Rencananya dari pihak kawasan mau kordinasi dengan pihak DLHK. Terkait permasalahan yang ada, nanti kalau sudah ada informasinya, kami informasikan kembali," pungkasnya.

TEKNO
Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Waspada Penipuan Modus Misi Berbayar di Telegram, Begini Ciri-cirinya

Kamis, 23 April 2026 | 22:49

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan kerja sampingan melalui grup Telegram.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill